Sudah Padam, Karhutla Singkawang Kembali Menyala, Brimob Temukan Titik Api di Lahan Tujuh Hektare

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 00:33 WIB
PADAMKAN API: Personel Tim Siaga Satbrimob Polda Kalbar memadamkan titik api yang kembali muncul di lahan bekas karhutla di Kota Singkawang, Senin (7/9). Kawasan sekitar tujuh hektare itu terus dipantau untuk mencegah kebakaran susulan.
PADAMKAN API: Personel Tim Siaga Satbrimob Polda Kalbar memadamkan titik api yang kembali muncul di lahan bekas karhutla di Kota Singkawang, Senin (7/9). Kawasan sekitar tujuh hektare itu terus dipantau untuk mencegah kebakaran susulan.

 

PONTIANAK POST – Tim Siaga Satbrimob Polda Kalbar kembali menemukan sejumlah titik api di lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Singkawang, Senin (7/9). Api ditemukan saat petugas memeriksa kawasan seluas sekitar tujuh hektare yang sebelumnya telah dipadamkan.

Personel langsung melakukan pemadaman sebelum api membesar dan merambat ke area sekitar. Patroli dilanjutkan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api lain yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Api Muncul setelah Pemadaman

Komandan Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar Aipda Jhon F. Manurung mengatakan, patroli dilakukan sebagai tindak lanjut setelah pemadaman sebelumnya.

Menurut dia, lahan yang terlihat telah padam masih dapat menyimpan bara di dalam tanah atau tumpukan vegetasi kering. Bara tersebut berpotensi kembali menyala ketika cuaca panas dan angin menguat.

“Ketika melakukan pengecekan, kami masih menemukan beberapa titik api. Personel langsung melakukan pemadaman agar api tidak membesar dan menyebar,” kata Jhon.

Petugas menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan untuk mengendalikan api. Pemantauan kemudian dilakukan di sejumlah bagian lahan yang masih mudah terbakar.

Patroli Mencegah Kebakaran Susulan

Jhon mengatakan, pemeriksaan berkala diperlukan hingga lokasi benar-benar aman. Api dapat kembali muncul meski pemadaman telah dilakukan.

“Patroli ini menjadi langkah antisipasi karena setelah api dipadamkan masih ada kemungkinan bara atau titik api muncul kembali,” ujarnya.

Satbrimob Polda Kalbar juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan membakar. Warga diminta segera melapor apabila melihat asap atau titik api di lingkungan sekitar.

Pelaporan cepat dinilai penting agar api dapat ditangani sebelum meluas dan mengganggu lingkungan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat. 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
Satbrimob Polda Kalbar karhutla Singkawang kebakaran lahan Singkawang patroli karhutla titik api