PONTIANAK POST - Pelaksanaan Singkawang Mooncake Festival 2026 belum dipastikan sesuai jadwal. Pemerintah Kota Singkawang masih mempertimbangkan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah.
Kepastian festival menjadi pembahasan dalam rapat persiapan yang dipimpin Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (10/9/2026).
Festival tersebut sedianya direncanakan berlangsung pada 21-27 September 2026 di sepanjang Jalan Sejahtera.
Baca Juga: Wapres Gibran Minta Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa di Tengah Kabut Asap Karhutla
Keselamatan Warga Jadi Pertimbangan
Tjhai Chui Mie mengatakan keputusan pelaksanaan festival akan mempertimbangkan perkembangan kondisi karhutla. Aspek keselamatan, keamanan, dan kepentingan masyarakat menjadi pertimbangan utama.
“Karena kondisi kita masih dalam keadaan darurat karhutla, tentu ini menjadi pertimbangan. Kita lihat perkembangan di lapangan,” ujar Tjhai Chui Mie.
Berdasarkan pemantauan terakhir pemkot pada 10 September, kondisi udara masih dalam kategori tidak sehat dengan angka ISPU mencapai 186.
Baca Juga: ISPU Tembus 186, Pembelajaran Daring Singkawang Masih Berlanjut
Pemkot Belum Ambil Keputusan
Tjhai Chui Mie menyebut Pemkot Singkawang tidak ingin mengambil keputusan secara terburu-buru. Koordinasi lintas pihak akan terus dilakukan sebelum keputusan mengenai festival ditetapkan.
“Yang paling penting keselamatan dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Pemkot Singkawang masih memantau situasi karhutla sebelum mengambil keputusan final. Festival dapat tetap digelar, ditunda, atau dilakukan penyesuaian sesuai perkembangan kondisi di lapangan.*
Editor : Uray RonaldSumber : MC SINGKAWANG