PONTIANAK POST – DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang menggelar salat Istisqa di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Jumat (11/9). Salat tersebut digelar sebagai ikhtiar dan tawakal untuk memohon hujan segera turun di Kota Singkawang.
Bertindak sebagai imam dan khatib, H Djawani Usman. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Singkawang Tengah, Camat Singkawang Tengah, insan pendidikan, serta organisasi puak Melayu.
Ketua DPD MABM Singkawang Asmadi mengatakan, salat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT.
Baca Juga: Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Pemkab Kubu Raya Gelar Salat Istisqa Bersama Masyarakat
"Sesuai dengan ikhtiar dan tawakal kita, DPD MABM Singkawang melaksanakan salat Istisqa agar Singkawang segera diturunkan hujan," kata Asmadi.
Dia mengatakan, salat tersebut juga menjadi momentum untuk memohon ampunan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"Terlepas apakah ini merupakan sebuah ujian atau azab yang Allah turunkan kepada kita, maka kita melaksanakan salat Istisqa untuk memohon ampunan sekaligus memohon diturunkannya hujan," ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan istighfar, zikir, tasbih, tahlil, dan selawat, kemudian dilanjutkan dengan salat Istisqa.
"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, Allah menjabah doa dan permintaan kita untuk segera diturunkannya hujan di Kota Singkawang," ungkapnya.
Sementara itu, H Djawani Usman berharap umat muslim semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menyikapi situasi yang terjadi. "Perbanyak taubat, zikir dan doa. Semoga Allah mendengar doa kita, sehingga apa yang menjadi keluhan dan keresahan kita mudah-mudahan air hujan segera turun di Kota Singkawang," katanya. (har)
Editor : Hanif