Karhutla Singkawang Masuk Hari ke-25, 36,5 Hektare Lahan Gambut Masih Keluarkan Asap

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 10:07 WIB
Petugas terus melakukan penyisiran dan pendinginan di lahan gambut Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau untuk mencegah api kembali menyala. (ISTIMEWA)
Petugas terus melakukan penyisiran dan pendinginan di lahan gambut Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau untuk mencegah api kembali menyala. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, memasuki hari ke-25, Senin (14/9). Meski api utama telah berhasil diredam, tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

Luas lahan terdampak masih berada di kisaran 36,5 hektare. Kondisi lahan gambut yang kering dan ditumbuhi sawit, karet, nanas, rambutan, hingga semak belukar menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran.

Minimnya pasokan air di sekitar lokasi juga menjadi kendala. Petugas mengoptimalkan penggunaan X-Fire untuk memadamkan titik-titik yang dinilai masih berpotensi terbakar.

Baca Juga: Beratnya Padamkan Karhutla di Bukit Semau: Harus Mendaki, Sulit Air, Tim Padamkan Api dengan Ranting

Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan mengatakan penanganan karhutla membutuhkan upaya berkelanjutan karena karakteristik lahan gambut yang berpotensi memunculkan api kembali.

“Untuk mengatasi krisis air di lokasi, langkah taktis telah diambil melalui sinergi lintas instansi,” ungkapnya.

Personel Polsek Singkawang Utara, Koramil 1202-03/Singkawang, staf kecamatan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Kelurahan Sungai Rasau, Setapuk Kecil, dan Sungai Bulan turut menyisir area terdampak.

Selain itu, Pemkot Singkawang menerjunkan ekskavator untuk melakukan normalisasi parit di sepanjang Jalan Senen. Alat tersebut juga digunakan untuk menggali kantong penampungan air berukuran 5 × 6 meter dengan kedalaman 3 meter.

Baca Juga: 77 Personel Berjibaku Padamkan Karhutla Tayan Hilir

Kapolres mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di tengah kondisi cuaca panas. Penyisiran dan pendinginan akan terus dilakukan hingga kawasan tersebut dipastikan bebas dari potensi munculnya kembali kepulan asap. (har)

 

Editor : Miftahul Khair
karhutla Singkawang Kebakaran Kalimantan Barat. kebakaran hutan dan lahan lahan gambut Singkawang Utara