PONTIANAK POST - Tiga ekor trenggiling ditemukan mati di kawasan lahan terbakar di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis (17/9).
Lurah Pangmilang Frans Halidius mengatakan, ketiga satwa tersebut ditemukan tim gabungan saat melakukan penyisiran dan pendinginan di kawasan perbatasan Sedau dan Pangmilang.
"Ketiga satwa tersebut ditemukan tim gabungan saat melakukan penyisiran dan pendinginan di lokasi karhutla di kawasan perbatasan Sedau dan Pangmilang hari ini," ujar Frans.
Tiga trenggiling itu terdiri atas satu induk betina dan dua ekor anak. Ketiganya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan berada tidak jauh satu sama lain.
"Tiga ekor trenggiling ini terdiri dari satu indukan betina dan dua ekor anak," katanya.
trBaca Juga: WN Vietnam Diamankan di Pontianak dalam Kasus 3 Ton Sisik Trenggiling
Frans mengatakan ketiga trenggiling tersebut diduga mati karena tidak mampu menyelamatkan diri dari panas dan kepungan asap tebal saat karhutla melanda kawasan tersebut.
Trenggiling (Manis javanica) merupakan satwa yang tercantum dalam daftar jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi berdasarkan Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.
Ditemukan Saat Penyisiran Karhutla
Temuan tersebut diketahui ketika tim gabungan melakukan penyisiran untuk memastikan api telah padam sekaligus melakukan pendinginan terhadap lahan yang terbakar.
"Ketiganya ditemukan pada saat tim melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi," katanya.
Baca Juga: BKSDA: Perburuan Trenggiling Ancam Keseimbangan Ekosistem Hutan Kalbar
Penanganan karhutla di lokasi tersebut melibatkan Kelurahan Pangmilang, Koramil, Masyarakat Peduli Api (MPA), Damkar dan Satpol PP.
Akan Dilaporkan ke BKSDA Kalbar
Atas temuan tiga trenggiling tersebut, pihak Kelurahan Pangmilang menyatakan akan berkoordinasi dengan Balai instansi terkait.
"Rencananya penemuan ini akan kami laporkan ke BKSDA untuk penanganan lebih lanjut," katanya.*
Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara