Bukan Cuma Literasi, Empat Isu Pendidikan Kalbar Ini Dibahas, Kabut Asap Ikut Jadi Sorotan

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:50 WIB
Para kepala disdikbud kabupaten/kota se-Kalbar dalam Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kartini Disdikbud Kota Singkawang, baru-baru ini.
Para kepala disdikbud kabupaten/kota se-Kalbar dalam Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kartini Disdikbud Kota Singkawang, baru-baru ini.

PONTIANAK POST - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten/kota se-Kalimantan Barat membahas empat isu strategis pendidikan dalam Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kartini Disdikbud Kota Singkawang, baru-baru ini.

Empat isu yang dibahas meliputi peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, mitigasi dampak kabut asap terhadap proses pembelajaran, revitalisasi program pendidikan, serta optimalisasi digitalisasi sekolah untuk mendukung peningkatan hasil belajar.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat Iwan Kurniawan mengatakan FGD menjadi ruang untuk menghimpun ide kreatif dan berbagi praktik baik yang telah diterapkan pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga: Karhutla Kubu Raya Ganggu Aktivitas Belajar SMPN 12 Sungai Raya, 305 Siswa Terdampak

 “Target yang kita inginkan adalah kesamaan langkah dan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kalbar, dimulai secara bersama-sama sehingga tidak parsial,” kata Iwan.

Dia mengatakan penguatan literasi dan numerasi menjadi salah satu perhatian utama. Pemerintah daerah didorong menyusun langkah bersama untuk meningkatkan kompetensi peserta didik.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih berdampak terhadap aktivitas belajar, strategi menjaga keberlangsungan pembelajaran juga menjadi pembahasan. Pemerintah daerah didorong menyiapkan langkah mitigasi agar kesempatan belajar tetap terjaga sekaligus mengantisipasi dampak kondisi udara terhadap konsentrasi peserta didik.

Isu berikutnya menyangkut revitalisasi program pendidikan, termasuk mitigasi terhadap berbagai hambatan dalam pelaksanaannya. Sementara itu, digitalisasi sekolah menjadi perhatian keempat untuk memastikan pemanfaatan teknologi berdampak terhadap peningkatan hasil belajar.

Baca Juga: Duka Karhutla Kalbar, Dinkes Telusuri Kabar Tiga Pasien Meninggal Diduga Akibat Terpapar Kabut Asap

Plt Kepala Disdikbud Provinsi Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri mengatakan forum tersebut juga dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman mengenai berbagai persoalan pengelolaan pendidikan di masing-masing daerah. “Kita diskusikan di FGD ini untuk mencari solusi bersama,” katanya.

Dia berharap praktik baik yang telah berjalan di sejumlah kabupaten/kota dapat diadopsi dan dikembangkan oleh daerah lain.(har)

Editor : Miftahul Khair
pendidikan Kalimantan Barat literasi dan numerasi digitalisasi sekolah DISDIKBUD KALBAR kabut asap