KPID Kalbar Ajari Siswa SD di Singkawang Pilah Siaran, dari Klasifikasi Usia hingga Berita

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 09:12 WIB
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat menggelar Kelas Bakti Penyiaran di SD Negeri 17 Singkawang Tengah.
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat menggelar Kelas Bakti Penyiaran di SD Negeri 17 Singkawang Tengah.

PONTIANAK POST - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat menggelar Kelas Bakti Penyiaran di SD Negeri 17 Singkawang Tengah. Kegiatan yang diikuti lebih dari 60 siswa tersebut memberikan pemahaman tentang literasi media dan cara memilah siaran.

Para siswa berusia 10–13 tahun diajak memahami peran dan fungsi KPI, termasuk aturan dasar penyiaran yang tertuang dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Materi disampaikan secara interaktif agar siswa mampu menyaring konten dari media elektronik, cetak, maupun platform digital.

Peserta juga dikenalkan dengan sistem klasifikasi usia dalam program siaran, yakni P (Pra-Sekolah) untuk usia 2–6 tahun, A (Anak) 7–12 tahun, R (Remaja) 13–17 tahun, D (Dewasa) 18 tahun ke atas, SU (Semua Umur) di atas 2 tahun, serta BO (Bimbingan Orang Tua) yang membutuhkan pendampingan orang tua.

Baca Juga: Baznas Singkawang Salurkan Bantuan untuk 20 Penyandang Disabilitas dan 25 Penderita TBC

Ketua KPID Kalbar Ramdan mengatakan, Kelas Bakti Penyiaran merupakan program untuk menyosialisasikan pentingnya siaran sehat sekaligus mengasah kecakapan hidup anak-anak.

Selain menerima materi literasi, siswa diajak mempraktikkan peran sebagai presenter berita cilik dengan membacakan naskah hard news dan soft news. Kegiatan tersebut juga digunakan untuk melatih rasa percaya diri siswa.

"Program ini bertujuan menanamkan rasa percaya diri serta pemahaman mendasar bahwa tidak semua informasi di media layak dikonsumsi tanpa dipilah terlebih dahulu," ujar Ramdan.

Kepala SDN 17 Singkawang Tengah Izhar menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman literasi media penting karena anak-anak saat ini tumbuh dekat dengan teknologi informasi.

Baca Juga: KPU Singkawang Verifikasi 11 Pemilih Berusia 100 Tahun ke Atas

Ia berharap sosialisasi tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa dalam memilih tayangan di televisi maupun radio.

Kegiatan di Singkawang menjadi edisi keempat Kelas Bakti Penyiaran yang diselenggarakan KPID Kalbar sepanjang 2026. Sebelumnya, program tersebut digelar melalui kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi.(har)

 

Editor : Miftahul Khair
Kelas Bakti Penyiaran Siswa SD singkawang literasi media kpid kalbar