Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Putih Beliung Hantam Permukiman Binjai Hulu

Syahriani Siregar • Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:13 WIB
PUTING BELIUNG : Angin putih beliung melanda pemukiman warga yang berada di Desa Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Selasa (30/8) dini hari. (IST)
PUTING BELIUNG : Angin putih beliung melanda pemukiman warga yang berada di Desa Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Selasa (30/8) dini hari. (IST)
SINTANG - Angin puting beliung menghantam permukiman warga di Desa Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Selasa (30/8) sekitar pukul 02:00 dini hari. Akibatnya, puluhan rumah warga, sekolah, tempat usaha dan rumah ibadah menjadi korban atas musibah ini.

Meninjau langsung ke pemukiman warga yang mengalami musibah puting beliung, Menurut data instansi terkait, sedikitnya ada 34 bangunan termasuk rumah penduduk di Desa Binjai Hulu yang rusak cukup serius. Sebagian besar atapnya beterbangan.

Wakil Bupati Sintang Melkianus, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sintang sangat peduli dan merespon cepat dengan turun melihat langsung ke lapangan.

Sebagai langkah awal, Tim Dinas Sosial, BPBD, dan Satpol PP memberikan paket sembako kepada beberapa kepala keluarga terdampak.

"Kepada masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung ini, diharapkan bersabar, Pemkab Sintang akan tetap membantu sesuai dengan kemampuan yang ada," ucapnya.

Sementara itu, Kapala Dinas Sosial Sintang, Setina, mengatakan, dalam menyikapi bencana seperti angin puting beliung di Desa Binjai Hulu ini, sebelumnya sudah dipersiapkan lumbung sosial yang dibangun di masing-masing kecamatan. Selain itu, sudah ada stok berupa paket sembako  serta barang kebutuhan lainnya.

"Jadi begitu terjadi bencana seperti saat ini, pihak kecamatan secara langsung  sudah merespon cepat memberikan bantuan. Tidak harus menunggu kami dari Dinas Sosial Kabupaten Sintang. Jadi tadi ini dari kecamatan sudah mempersiapkan. Begitu kami datang, tinggal membagikan kepada masyarakat yang terdampak," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Bernhad Saragih, mengungkapkan bahwa sejak Jumat, 26 Agustus 2022 pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui media massa, bahwa saat ini harus waspada. Kabupaten Sintang ditetapkan dalam kondisi tanggap darurat bencana banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor.

"Dalam dua minggu sebelumnya, BPBD Kabupaten Sintang juga sudah melakukan sosialisasi siaga melalui camat dan kepala desa agar mewaspadai empat kejadian, yaitu, kemungkinan peningkatan air di bantaran sungai, angin puting beliung, tanah longsor serta kemungkinan terjadinya banjir bandang di seluruh kecamatan. Jadi, apabila terjadi bencana, diharapkan secepatnya memberikan informasi dan berkomunikasi dengan kami," tegasnya. (var/ant) Editor : Syahriani Siregar
#Binjai Hulu #hantam #puting beliung #pemukiman