SINTANG - Polsek Kayan hulu melakukan sosialisasi dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), KDRT, serta kenakalan remaja bersama Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Sintang, di Aula SMPN 1 Desa Nanga Payak.
Kanit Binmas Polsek Kayan Hulu, Polsek Kayan Hulu, Aipda Imran Ahmad dalam kegiatan tersebut mengajak dan mengimbau warga untuk tidak tergiur bekerja di luar negeri maupun dalam negeri secara illegal.
Warga dimintanya untuk berhati-hati, apalagi jika tawaran bekerja tersebut disertai dengan iming-iming gaji besar. Utamanya bagi kaum perempuan yang ditawari pekerjaan dengan gaji tinggi akan tetapi malah dijual dan dijadikan perempuan pemuas nafsu.
"Selain itu, kita berharap masyarakat untuk segera menginformasikan kepada kepolisian terdekat jika ada warga yang direkrut untuk bekerja di luar daerah atau negeri guna mencegah terjadinya TPPO," ucapnya.
Selain persoalan tersebut, Aipda Imran Ahmad juga mengimbau para orangtua untuk memperhatikan serta mendidik anak-anak remaja dengan nilai agama yang kuat. Hal itu dilakukan agar kaum muda tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang melanggar budaya dan norma kemasyarakatan yang ada.
Terutama misalnya, kata dia, hingga melakukan sex bebas. Imran Ahmad mengatakan dampak sex bebas bisa berakibat hamil di luar nikah, dan terjangkit penyakit kelamin menular.
Kanit Binmas Polsek Kayan Hulu juga mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan di lingkungannya masing-masing dan terus menjaga kondusifitas Kamtibmas.
“Kami meminta jangan mudah terpancing berita hoax terutama menjelang pemilihan gubernur dan pemilihan bupati tahun 2024," imbaunya. (var)
Editor : A'an