Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Angka Kemiskinan Menurun Pemkab Sintang Sosialisasi Aplikasi Kavendis

A'an • Jumat, 2 Agustus 2024 | 11:12 WIB
SOSIALISASI : Rangkaian kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan (Kavendis).
SOSIALISASI : Rangkaian kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan (Kavendis).

 

SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno, membuka rangkaian kegiatan sosialisasi Optimalisasi, Verifikasi, dan Validasi Data Kemiskinan Kabupaten Sintang Tahun 2024 Melalui Sistem Informasi Manajemen Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan (Kavendis).

Membuka kegiatan tersebut diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan Helmi,S.Sos, M.Si, didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Sintang Kurniawan, S.Sos, M.Si.

Kegiatan itu dihadiri pula oleh pimpinan OPD, camat, perangkat desa, serta organisasi dan tamu undangan di Pendopo Bupati Sintang pada Kamis (1/8).

Staf Ahli Bupati Sintang menyampaikan bahwa isu kemiskinan menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Sintang meskipun tren ini semakin menurun beberapa tahun terakhir.

"Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Sintang menunjukkan angka kemiskinan Kabupaten Sintang pada tahun 2024 sebesar 8,03% atau sebanyak 35.180 jiwa jumlah penduduk miskin dimana angka tersebut mengalami penurunan dibanding tahun 2023 sebesar 8,18% atau sebanyak 35.490 jiwa," terangnya.

Helmi juga menyampaikan, berdasarkan instruksi presiden nomor 04 tahun 2022 mengenai percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim, berisi penungasan dari presiden kepada para menteri, pimpinan lembaga, dan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

"Hal itu guna melakukan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim dengan target 0% pada tahun 2024," tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sintang. Menurutnya kegiatan tersebut perlu dilakukan guna menentukan sukses tidaknya penanggulangan kemiskinan berdasarkan data yang berkualitas, valid, dan terverifikasi yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

"Maka kita bisa menanggulangi kemiskinan melalui program yang benar-benar dibutuhkan sesuai data dan fakta," jelasnya. (Hen)

Editor : A'an
#jarot winarno #kemiskinan #Kabupaten Sintang #validasi data #Kavendis #bupati sintang