SINTANG - Sejumlah 45 calon anggota Paskibraka (capaska) Kabupaten Sintang menerima materi tentang literasi digital di Aula Cadika pada Jumat (2/8) malam. Materi disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang Syukur Saleh.
Literasi digital yang disampaikan yakni kecakapan menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggung jawab untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi.
“Artinya BPIP dan Badan Kesbangpol Sintang ingin agar 45 orang capaska ini, paham literasi digital. Digitalisasi tidak bisa dibendung dalam kehidupan modern saat ini. Capaska harus memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk kehidupan yang lebih baik,” terang Syukur.
Menurutnya, salah satu produk digital yang akrab dalam kehidupan sehari-hari ialah media sosial, setidaknya ada enam tips yang disampaikan Kominfo Sintang dalam bermedia sosial.
“Salah satu dari produk digital itu adalah adanya media sosial. Dan Kominfo Sintang memiliki program untuk mengingatkan pelajar agar bijak menggunakan media sosial,” terang Syukur Saleh
Enam tips cara menggunakan media sosial tersebut yakni menggunakan medsos pada waktu tertentu agar tidak kecanduan, mampu memilih dan memilah informasi yang positif atau negatif di medsos, hati-hati ketika membagikan informasi atau posting di medsos, selektif berteman atau bergabung dengan group di medsos, tidak memposting data pribadi, dan gunakan medsos untuk hal yang produktif serta kreatif.
“Saya minta 45 orang capaska agar ikut mengampanyekan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, dan cinta tanah air melalui sikap, prilaku kalian sehari-hari serta mempostingnya di media sosial pribadi kalian. Karena setahun ke depan, kalian akan menjadi Duta Pancasila,” pesan Syukur Saleh.
Selain itu, 45 orang personil Capaska juga diminta untuk menjadi Duta Pancasila. “Duta adalah orang yang diutus untuk melakukan tugas khusus atau sebuah misi. Pancasila adalah dasar negara Indonesia.
Sehingga dengan menjadi Duta Pancasila, maka kalian diutus melakukan tugas atau misi memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat” terang Syukur Saleh. (hen)
Editor : A'an