Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sekda Sintang: Harus Serius Turunkan Angka Putus Sekolah di Sintang

A'an • Jumat, 17 Januari 2025 | 12:37 WIB
ILUSTRASI KEKRES
ILUSTRASI KEKRES

 

PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang Kartiyus meminta kepada seluruh masyarakat untuk andil dalam upaya menurunkan angka putus sekolah di kabupaten tersebut. Sebab menurutnya, keseriusan dalam dunia pendidikan sangat diperlukan dan berdampak terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Kami juga terus meminta kepada teman-teman di instansi dunia pendidikan untuk terus mendorong anak-anak di kabupaten ini mengurangi angka putus sekolah, karena itu sangat berpengaruh terhadap angka IPM kita," ujar Kartiyus di Sintang kemarin.

Kartiyus menjelaskan angka putus sekolah di Sintang saat ini berada diangka 7 tahun 6 bulan. Angka itu setingkat lebih tinggi dibanding angka putus sekolah di tingkat provinsi yakni 7 tahun 4 bulan.

"Mudah-mudahan tahun ini kita mampu naik di angka 8 tahun. Itu akan mendorong kenaikan IPM kita supaya tidak tertinggal lagi dengan IPM nasional," harapnya

Sementara untuk IPM, Kartiyus menyatakan Kabupaten Sintang masih berada di angka 70 sedangkan di Provinsi Kalimantan Barat angka IPM saat ini sudah 71.

"Itu menjadi catatan penting kita dan perlu dilakukan kerjasama yang solid," tutur Kartiyus.

Kartiyus pun menilai dalam upaya mengatasi angka putus sekolah sangat diperlukan sinergi yang kuat antar seluruh pihak baik pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah desa dalam pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini. 

Sementara itu, Deri mahasiswa dari Universitas Kapuas Sintang menilai angka putus sekolah di Kabupaten ini memang harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.

"Ini bukan hanya tugas dari pemerintah saja, tapi seluruh masyarakat Sintang harus sadar sekolah itu penting sebagai penunjang mutu kecerdasan anak," ungkap Deri.

Deri mengatakan seharusnya angka putus sekolah di Kabupaten Sintang bisa mengalami penurunan. Sebab saat ini sudah banyak sekolah yang didirikan oleh pemerintah bahkan hingga tingkat perguruan tinggi.

"Ibaratnya pemerintah sudah menyediakan tempat, tinggal angka kesadaran masyarakat lagi yang harus tinggi," tuturnya.

Deri berharap sinergi yang kuat antar Pemda dan masyarakat umum dapat terus berlangsung sehingga dapat berpengaruh terhadap tingkat kesadaran akan pentingnya sekolah.

"Kabupaten kita ini besar jadi kita sebagai generasi penerus harus tetap menunjukkan kalau kita mampu bersaing dimanapun, sekolah itu sangat penting sebagai sarana penunjang," tutup Deri. (nda)

Editor : A'an
#putus sekolah #SEKDA SINTANG