Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

MUI Sintang Ajak Umat Islam Jaga Persatuan dan Toleransi

Miftahul Khair • Sabtu, 8 Februari 2025 | 15:20 WIB

 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sintang, Ulwan.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sintang, Ulwan.

PONTIANAK POST - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sintang, Ulwan, mengajak seluruh umat Islam untuk menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini disampaikannya dalam sebuah kesempatan yang menyoroti pentingnya kebersamaan dalam beragama dan bernegara.

Menurut Ulwan, MUI merupakan wadah bagi berbagai organisasi Islam yang bersatu dalam akidah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya berjamaah dalam ibadah sebagai wujud kebersamaan umat Islam.

Ia juga menyoroti pentingnya toleransi dalam perbedaan pemahaman keagamaan, seperti yang terjadi antara Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan organisasi Islam lainnya. Menurutnya, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi pemecah persatuan, melainkan harus menjadi kekuatan dalam membimbing umat.

"Kita semua ulama ini adalah NU, artinya menuntun umat. Apa pun organisasinya, jika seseorang Muslim, maka kewajibannya adalah membimbing umat,” tutur Ulwan Jum'at (7/2).

Lebih lanjut, Ulwan menegaskan bahwa dakwah harus dilakukan dengan berlandaskan akhlakul karimah atau akhlak yang mulia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dengan mengamalkan tiga jenis ukhuwah, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama anak bangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia).

Ulwan juga mengingatkan bahwa persatuan umat Islam sangat penting, terutama dalam konteks kehidupan di Kabupaten Sintang. Ia menekankan bahwa perbedaan agama maupun latar belakang tidak boleh menjadi penghalang dalam menjaga persaudaraan dan kebersamaan.

“Kita harus bersatu dalam ukhuwah, apa pun agamanya dan darimana pun asalnya,” tutupnya. (nda)

Editor : Miftahul Khair
#toleransi #persatuan #mui sintang