PONTIANAK POST - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sintang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 digelar dengan tema "Penguatan Modal Dasar Pembangunan Daerah dengan Peningkatan Infrastruktur dan Sinergitas Pemerintahan untuk Pertumbuhan Ekonomi Hijau yang Inklusif, Didukung dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih", Rabu (12/2).
Camat Sintang Tatang Supriyatna menuturkan tema ini masih sejalan dengan perencanaan tahun-tahun sebelumnya, khususnya dalam pengelolaan infrastruktur. Ia juga menyinggung adanya transisi pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga perlu memastikan program yang ada tetap berpihak pada masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi kesempatan terakhir bagi Pak Wakil Bupati menghadiri Musrenbang Kecamatan Sintang. Kami ucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahannya selama ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua," ujar Tatang.
Ia juga menegaskan pentingnya seluruh desa menyampaikan usulan kegiatan agar dapat ditentukan program prioritas yang harus segera dikerjakan.
Sementara itu, Wakil Bupati Sintang Melkianus yang hadir dalam Musrenbang ini mengungkapkan bahwa ini merupakan Musrenbang ketujuh yang ia hadiri, sekaligus menjadi momen berpamitan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa Musrenbang wajib diikuti dengan baik agar semua usulan dapat tersampaikan.
"Tahun ini kita mengalami pemangkasan anggaran, sesuai arahan dari pemerintah pusat. Hal ini tentu berdampak terhadap pembangunan di Kabupaten Sintang. Oleh karena itu, saya minta Pak Camat agar semua usulan dari lurah dan desa dapat disampaikan secara menyeluruh," tegas Melkianus.
Ia juga mengingatkan bahwa usulan pembangunan dapat disampaikan melalui reses anggota dewan, yang kemudian dapat diparipurnakan di DPRD dan menjadi dokumen perencanaan pembangunan.
Baca Juga: Pembangunan Efektif dan Tepat Sasaran di Kabupaten Sanggau
"Tentu ada pembangunan yang harus diprioritaskan. Saya harap seluruh lurah dan kepala desa terus mempererat koordinasi dengan OPD agar program yang ada tetap berjalan," ungkapnya.
Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan pembangunan infrastruktur dan program prioritas di Kecamatan Sintang tetap dapat berjalan optimal meski menghadapi keterbatasan anggaran. (nda)
Editor : A'an