PONTIANAK POST - Sebanyak 239 guru ngaji di Kabupaten Sintang menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan dan paket sembako. Bantuan ini disalurkan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Sintang dan Badan Kerjasama Pembangunan Umat Islam (BKPUI) dengan dukungan dari Bank Kalbar Cabang Sintang.
Ketua ICMI Orda Sintang, Kurniawan menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan guru ngaji yang telah berkontribusi dalam mengajarkan Alquran kepada masyarakat.
"Kami menyadari masih banyak umat Islam yang belum bisa membaca Alquran. Karena itu, kami berinisiatif memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para guru ngaji melalui BPJS Ketenagakerjaan. ICMI dan BKPUI menanggung biaya kepesertaan mereka selama satu tahun menggunakan dana umat yang kami kelola," ujar Kurniawan pada saat silaturahmi dan launching kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk guru ngaji di Masjid Al-Amin Sintang, Minggu (9/3).
Menurutnya, langkah ini juga sejalan dengan blue print pembangunan umat Islam yang telah disusun oleh ICMI dan BKPUI Sintang. Ia berharap program ini dapat membantu dan memberikan apresiasi bagi para guru ngaji atas dedikasi mereka dalam mendidik masyarakat.
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, yang turut hadir dalam acara ini, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai perlindungan bagi guru ngaji merupakan bagian dari upaya membangun kualitas pendidikan keagamaan di Sintang.
"Kegiatan ini penting karena berkontribusi pada peningkatan kualitas masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan agama. Urusan keagamaan harus menjadi prioritas karena berdampak pada keimanan dan ketakwaan masyarakat, yang pada akhirnya membawa manfaat bagi kehidupan daerah kita," ujar Ronny.
Ia juga mengapresiasi kerja sama antara organisasi keagamaan seperti ICMI dan BKPUI dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial bagi para guru ngaji. Menurutnya, sinergi berbagai pihak dalam menangani isu-isu keagamaan akan memberikan hasil yang lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
"Dengan adanya program ini kami berharapguru ngaji di Sintang dapat merasa lebih dihargai dan terlindungi dalam menjalankan tugas mereka," pungkasnya. (nda)
Editor : A'an