Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

256 Pelajar dari 35 Sekolah di Sintang Ikuti Seleksi Paskibraka 2025

Riska Nanda Kumala Sari • Jumat, 11 April 2025 | 16:07 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

PONTIANAK POST - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Kusnidar, menuturkan dari 286 pendaftar seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Duta Pancasila Tahun 2025 yang membuat akun seleksi, hanya 266 peserta yang dinyatakan lolos tahap administrasi. Namun, pada hari pertama seleksi, 10 orang tidak hadir tanpa keterangan.

"Tahun ini terjadi peningkatan signifikan. Tahun 2024 hanya diikuti lebih dari 100 peserta, sementara tahun ini tercatat 256 pelajar hadir. Ini menunjukkan antusiasme yang tinggi,” ujar Kusnidar, Kamis (10/4).

Menurutnya, seleksi kali ini mengusung tema kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. Proses seleksi diawali dengan tes Penilaian Indeks Pancasila (PIP) dan Tes Intelegensi Umum (TIU), yang dilaksanakan secara daring menggunakan perangkat dan kuota internet masing-masing peserta.

“Peserta yang memenuhi standar passing grade dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan lanjut ke tahap berikutnya. Yang tidak memenuhi akan langsung gugur,” jelas Kusnidar.

Dari total 14 kecamatan di Sintang, hanya dua yang tidak mengirim perwakilan. Hal ini diduga karena kendala jarak dan biaya transportasi yang tinggi. Sementara itu, empat peserta terpilih dari tingkat kabupaten akan dikirim untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menilai pentingnya peran Paskibraka sebagai bagian dari pembinaan ideologi bangsa bagi generasi muda. Ia menyebutkan bahwa nilai-nilai Pancasila perlu terus ditanamkan melalui pendekatan yang relevan.

“Nilai Pancasila sebagai ideologi negara mulai terkikis. Peran Paskibraka kini lebih dari sekadar pengibar bendera. Mereka juga berperan dalam menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” ujar Kartiyus.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan baik dan tim seleksi menjalankan tugas secara objektif dan profesional. "Proses seleksi ini bukan hanya soal fisik dan baris-berbaris, tetapi juga soal integritas, karakter, dan pemahaman ideologis yang kuat," pungkasnya. (nda)

Editor : Hanif
#kesbangpol #Duta Pancasila #pancasila #Paskibraka Kota Padang #Kartiyus