PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang resmi menetapkan kepengurusan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) periode 2025-2029. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny.
Pengurus yang dilantik antara lain Pether Sobian sebagai ketua, Abdurahman sebagai wakil ketua, serta Susianti sebagai sekretaris. Forum ini beranggotakan 13 orang lainnya dari berbagai latar belakang.
FKDM dibentuk sebagai wadah masyarakat dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban secara cepat dan tepat. Florensius Ronny menegaskan bahwa peran FKDM tidak hanya bersifat administratif, melainkan menuntut kepekaan sosial yang tinggi.
“Saya percaya saudara yang dilantik punya kemampuan itu. Fungsi FKDM adalah mendeteksi lebih awal potensi konflik. Jangan sampai kita baru tahu setelah masalah membesar,” ujar Florensius Ronny, Rabu (23/4).
Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor. FKDM, sebut dia, harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat.
Selain deteksi dini, FKDM juga diharapkan aktif memberikan edukasi ke masyarakat. Menurut Ronny, tindakan preventif jauh lebih baik daripada penanganan setelah konflik terjadi.
“Cepat mendengar dan cepat melihat, tetapi sedikit bicara, itu akan menyelamatkan kita. Jangan terkecoh hoaks, baik dari masyarakat maupun media sosial,” katanya.
Dalam konteks pembangunan daerah, Ronny menyebut stabilitas keamanan sebagai syarat utama. Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi juga tanggung jawab warga. Ia juga menyinggung kaitan antara keamanan dan investasi.
“Investor butuh jaminan keamanan. FKDM harus bisa memberi sinyal dini terhadap potensi gangguan, sekecil apa pun, hingga ke tingkat desa,” tutupnya. (nda)
Editor : Hanif