PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang berencana melibatkan ribuan pelajar, guru, dan aparatur sipil negara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang akan digelar pada Jumat, 2 Mei 2025, di Lapangan Kodim 1205 Sintang.
Dalam upaya menonjolkan keberagaman budaya, seluruh peserta upacara diwajibkan mengenakan pakaian adat daerah. Asisten Pemerintahan Setda Sintang, Herkolanus Roni mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
"Keterlibatan semua unsur, mulai dari Forkopimda, ASN, hingga pelajar, bertujuan memperlihatkan kekayaan budaya lokal dan sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah," ujar Herkolanus Roni, Senin (28/4).
Ia menekankan pentingnya persiapan matang dari seluruh instansi yang terlibat. "Saya minta Dinas Pendidikan dan OPD terkait memastikan koordinasi berjalan baik agar pelaksanaan upacara ini sukses," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus, mengungkapkan bahwa Hardiknas tahun ini mengusung tema "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua."
Menurut Yustinus, momen ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi atas komitmen terhadap dunia pendidikan.
"Penetapan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional didasari pentingnya peran pendidikan dalam membangun bangsa, sekaligus memperingati hari lahir Ki Hadjar Dewantara, tokoh utama pendidikan Indonesia," jelas Yustinus.
Selain upacara, rangkaian peringatan Hardiknas di Sintang juga akan diisi dengan penampilan drum band dari SMP Negeri 1 Sintang dan pemberian penghargaan kepada guru berprestasi serta pegiat budaya.
"Semangatnya adalah bagaimana pendidikan dan budaya bisa berjalan beriringan, membentuk karakter generasi muda Sintang," tutup Yustinus. (nda)
Editor : Hanif