Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Sintang Dukung Target Ketahanan Pangan Nasional

Riska Nanda Kumala Sari • Rabu, 14 Mei 2025 | 12:37 WIB
PANGAN : Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menargetkan peningkatan luas tanam tanaman pangan utama seperti padi, jagung, dan kedelai (Pajale).
PANGAN : Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menargetkan peningkatan luas tanam tanaman pangan utama seperti padi, jagung, dan kedelai (Pajale).

PONTIANAK POST - Kabupaten Sintang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menargetkan peningkatan luas tanam tanaman pangan utama seperti padi, jagung, dan kedelai (Pajale) secara signifikan hingga Mei 2025. Target nasional tersebut mencakup peningkatan luas tambah tanam (LTT) padi sebesar 1,5 hingga 2 juta hektar per bulan.

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan bahwa Kabupaten Sintang siap berkontribusi dalam mendukung target tersebut. Ia menegaskan bahwa perluasan lahan pertanian bukan hanya fokus pada kegiatan penanaman, tetapi juga memastikan hasil panen sesuai harapan.

“Potensi lahan di Sintang memang ada. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kita memastikan hasil tanamnya optimal. Ini tidak hanya soal tanam, tetapi juga produktivitas yang harus dijaga," ujar Ronny, Selasa (13/5).

Ia menambahkan bahwa tindak lanjut teknis akan dilakukan dalam forum yang lebih kecil guna merancang strategi pelaksanaan di lapangan. “Terkait dengan perluasan lahan, tentunya nanti akan kita lanjutkan dengan rapat yang lebih kecil untuk melihat langkah-langkah konkret yang bisa diambil,” jelas Ronny.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi utama pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dan mengantisipasi kebijakan nasional yang menargetkan tidak adanya impor beras pada tahun 2025. Artinya, daerah-daerah dengan potensi lahan seperti Sintang diharapkan dapat menjadi penopang utama dalam upaya ini.

Ronny juga menilai bahwa keberhasilan program ini bergantung pada dukungan infrastruktur dan pendampingan teknis bagi petani.

“Peningkatan luas tanam tidak bisa dilepaskan dari kesiapan alat pertanian, irigasi, hingga pasokan pupuk. Kalau tidak diperhatikan, target hanya akan jadi angka di atas kertas,” tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
#Upaya Pemerintah #sintang #pajale #Kabupaten Sintang #potensi besar #ketahanan pangan nasional