PONTIANAK POST - Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) Kabupaten Sintang resmi menetapkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2030. Dalam rapat kerja yang digelar bersamaan dengan pengukuhan, sejumlah harapan dan penekanan peran strategis organisasi ini mencuat dari berbagai pihak.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyatakan bahwa Puspawaja memiliki potensi besar dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Ia menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.
“Saya percaya Puspawaja dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sintang,” ujar Bala di Sintang kemarin.
Ia juga mendorong agar Puspawaja terus memperkuat kapasitas organisasinya untuk berkontribusi lebih nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah. Bala juga menilai pengukuhan pengurus ini juga menjadi momentum evaluasi dan perencanaan strategis Puspawaja ke depan, tanpa menekankan pada sisi seremonial.
"Fokus utama diarahkan pada penguatan peran komunitas Jawa di Sintang dalam berbagai aspek, seperti sosial, ekonomi, dan budaya," ungkap Bala.
Dengan kepengurusan baru ini, Bala berharap Puspawaja mampu menjawab tantangan zaman dan memperluas kontribusinya dalam pembangunan inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sintang
Hal senada disampaikan oleh Komandan Kodim 1205/Sintang, Letkol Inf Rangga Bayu Widiartha. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan sangat penting untuk menciptakan harmoni sosial dan memperkuat ketahanan wilayah.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan Puspawaja adalah modal penting dalam membangun sinergi antara masyarakat dan pemerintah,” ungkap Rangga.
Ia juga menekankan perlunya menjaga konsistensi peran organisasi dalam menjawab dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. (nda)
Editor : Hanif