PONTIANAK POST - Maria Yosepa, istri dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, meninggal dunia pada Senin pagi (19/5) di RSUD AM Djoen Sintang akibat sakit yang dideritanya. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang mengenalnya secara pribadi maupun sosial.
Jenazah dimakamkan pada Selasa siang (20/5) di Pemakaman GKE Arimatea, Kecamatan Sungai Tebelian. Sebelumnya, ratusan warga memadati Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang untuk mengikuti ibadah pelepasan jenazah dan memberikan penghormatan terakhir.
Dalam kotbahnya, Pdt. Stanley W.A. Lalopua menekankan bahwa kematian adalah bagian dari realitas hidup manusia yang tidak dapat dihindari.
"Hari ini kita mengantarkan jenazah Maria Yosepa ke peristirahatan terakhir. Secara jasmani beliau telah tiada, tetapi secara rohani, ia telah hidup kekal bersama Bapa di surga," ungkapnya.
Pdt. Stanley juga menyampaikan pesan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Kesepian itu pasti ada, apalagi setelah bertahun-tahun hidup bersama. Tapi Yesus Kristus sudah berpesan, janganlah gelisah. Percayalah dan serahkan kepada Tuhan," ujarnya.
Wakil keluarga, Witarso, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kehadiran masyarakat yang membantu dan memberi semangat selama masa duka.
"Almarhumah meninggalkan dua anak, satu menantu, satu cucu, dan suami tercinta. Kami berterima kasih atas doa dan perhatian yang diberikan," ujarnya.
Ibadah penghiburan dijadwalkan berlangsung pada malam hari selama dua hari ke depan di kediaman dinas Sekretaris Daerah. Kepergian Maria Yosepa menjadi pengingat bahwa duka bukan hanya milik keluarga, tapi juga menjadi bagian dari kehilangan kolektif masyarakat yang menghargai peran dan kehadirannya selama hidup. (nda)
Editor : Hanif