PONTIANAK POST - Sebanyak 40 siswa kelas 4 dari 20 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Sintang ambil bagian dalam Lomba Bercerita Tingkat SD/MI yang digelar di perpustakaan daerah Kabupaten Sintang pada Rabu (21/5).
Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dari sekolah negeri dan swasta yang dinilai memiliki antusiasme tinggi terhadap dunia literasi. Menurut Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang, Marlina Syahzaman, jumlah peserta tahun ini bahkan melebihi target.
"Ini menandakan mulai meningkatnya minat baca anak-anak di Kabupaten Sintang, sekaligus menunjukkan bahwa mereka tertarik untuk terlibat aktif dalam kegiatan literasi," ujar Marlina.
Ia menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku, khususnya yang berkaitan dengan budaya lokal dan nusantara. Selain itu, lomba juga dirancang sebagai wadah untuk mengembangkan potensi dan kepercayaan diri anak-anak.
“Lewat cerita, anak-anak bukan hanya belajar membaca dan menulis, tapi juga belajar mengenal budaya dan membangun karakter yang kuat,” tambahnya.
Dari kompetisi ini, peserta terbaik akan dikirim mewakili Sintang ke tingkat provinsi. Marlina menyebutkan, panitia telah menyiapkan berbagai bentuk penghargaan untuk para pemenang, termasuk hadiah uang tunai, piagam, dan piala.
"Juara pertama akan menerima hadiah Rp3 juta, disusul juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1,8 juta. Kami juga memberikan penghargaan untuk kategori harapan serta tiga kategori khusus: favorit, terunik, dan terkreatif,” jelasnya.
Selama dua hari pelaksanaan, seluruh penampilan peserta akan dinilai oleh tiga orang juri independen yang fokus pada kemampuan bertutur, ekspresi, serta pemahaman cerita yang dibawakan.
Kegiatan ini menjadi satu diantara upaya konkret Pemerintah Kabupaten Sintang untuk memperkuat budaya literasi sejak usia dini dan menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang hidup bagi generasi muda. (nda)
Editor : Hanif