PONTIANAK POST - Sebanyak 135 warga Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, yang tergabung dalam kelompok calon jamaah haji diberangkatkan menuju tanah suci, Senin (26/5). Mereka dilepas dari Halaman Pendopo Bupati Sintang, menandai awal perjalanan ibadah yang akan berlangsung lebih dari sebulan.
Calon jamaah yang terdiri dari pria dan wanita Lansia hingga usia produktif ini akan melaksanakan rukun Islam kelima di Arab Saudi bersama jutaan umat muslim dari seluruh dunia.
Helmi, Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, menyampaikan sejumlah pesan penting sebelum keberangkatan. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kondisi fisik selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji di Mekah dan Madinah.
“Perjalanan ini adalah ibadah, bukan sekadar perjalanan biasa. Jaga kekompakan sesama jamaah, ikuti arahan petugas, dan jangan abaikan kesehatan,” kata Helmi saat memberikan pengarahan kepada para calon haji.
Ia juga mengingatkan para jamaah untuk memelihara sikap sabar, ikhlas, dan tawakal dalam menghadapi setiap proses yang akan dilalui.
"Ibadah haji adalah ujian fisik dan mental. Kunci utamanya adalah kesabaran. Insya Allah, dengan niat yang tulus, semua akan dimudahkan," tambahnya.
Selain itu, Helmi berpesan agar para jamaah senantiasa menjaga nama baik daerah. “Kalian membawa nama Sintang, tunjukkan sikap santun dan saling menghormati. Semoga semuanya kembali dalam keadaan sehat, lengkap, dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Keberangkatan 135 calon jamaah haji ini menjadi bagian dari rombongan provinsi yang dijadwalkan akan diberangkatkan secara bertahap dari Embarkasi Batam. Mereka dijadwalkan kembali ke Sintang pada pertengahan Juli 2025. (nda)
Editor : Hanif