PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang tengah menyiapkan strategi promosi pariwisata melalui perancangan logo resmi yang akan menjadi identitas visual destinasi wisata daerah. Logo ini diharapkan mampu mencerminkan kekayaan budaya dan alam Sintang, serta memiliki daya tarik estetis yang kuat. Langkah tersebut dibahas dalam rapat persiapan yang digelar Jumat (20/6) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Kartiyus, dan dihadiri sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) serta tim kreatif dari PT Ayo Jalan Jalan Indonesia. Kartiyus menyatakan bahwa Pemkab Sintang mendukung penuh langkah Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) dalam pengembangan branding daerah.
“Logo ini akan kita daftarkan hak ciptanya ke Kementerian Hukum dan HAM agar mendapatkan perlindungan hukum. Penggunaan logo nantinya juga akan diatur secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) Bupati,” ujar Kartiyus. Ia menambahkan, logo tersebut akan digunakan secara konsisten di berbagai media promosi, seperti suvenir, spanduk, baliho, hingga platform digital. “Kami ingin penggunaan logo ini tertib, bermakna, dan menggambarkan karakter Sintang secara utuh,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Sintang, Hendrika, mengungkapkan bahwa pihaknya menggandeng PT Ayo Jalan Jalan Indonesia. Perusahaan ini dikenal berpengalaman dalam pengembangan branding pariwisata di berbagai daerah untuk merancang logo dimaksud. “Desain yang sedang kami kembangkan akan mengusung tema yang mudah diingat, tetapi sarat makna dan mampu mencerminkan identitas Sintang,” ujar Hendrika.
Logo pariwisata ini diharapkan menjadi simbol pemersatu narasi promosi dan mampu menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Selain itu, logo ini juga diharapkan dapat memperkuat citra Sintang sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan alam yang berdaya saing. (nda)
Editor : Hanif