Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sintang Peringati Hari Berkabung Kalbar, Serukan Persatuan Bangsa

Riska Nanda Kumala Sari • Selasa, 1 Juli 2025 | 12:39 WIB
PENGINGAT: Pemkab Sintang turut menandai peringatan hari berkabung daerah tahun ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman.
PENGINGAT: Pemkab Sintang turut menandai peringatan hari berkabung daerah tahun ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman.

PONTIANAK POST - Momentum Hari Berkabung Daerah Kalimantan Barat yang diperingati setiap 28 Juni kembali menjadi refleksi atas sejarah kelam dan perjuangan masyarakat Kalbar melawan pendudukan Jepang. Pemerintah Kabupaten Sintang turut menandai peringatan tahun 2025 ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman.

Peringatan ini didasarkan pada tragedi kemanusiaan yang terjadi pada masa pendudukan Jepang, ketika banyak tokoh adat, agama, dan masyarakat gugur sebagai korban. Hari Berkabung bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi ruang untuk mengenang nilai perjuangan serta menanamkan semangat patriotisme pada generasi muda.

“Pengorbanan para tokoh lokal yang gugur dalam perlawanan terhadap penjajahan merupakan pelajaran penting bahwa kemerdekaan bangsa ini lahir dari keberanian kolektif rakyat,” ujar Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala saat menyampaikan amanat tertulis dari Gubernur Kalimantan Barat.

Ia juga menekankan bahwa generasi penerus bangsa perlu meneladani nilai-nilai kepahlawanan yang pernah ditunjukkan oleh para pendahulu. “Semangat persatuan dan keberanian menghadapi ketidakadilan adalah warisan yang harus terus ditanamkan, terutama di tengah perubahan sosial saat ini,” lanjutnya.

Tema peringatan tahun ini, “Keteladanan Pahlawan Bangsa adalah Motivasi untuk Membangun Negeri”, mencerminkan harapan agar masyarakat tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menjadikannya sebagai inspirasi membangun masa depan. Ia juga menambahkan bahwa Hari Berkabung seharusnya menjadi momen penting untuk memperkuat pemahaman sejarah, khususnya di kalangan generasi muda. “Kalau tidak kita rawat, ingatan itu bisa hilang. Dan kalau sejarah dilupakan, maka kita berisiko mengulang kesalahan yang sama,” ujarnya. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa sejarah bukan hanya catatan masa lalu, tetapi fondasi arah masa depan, terutama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, keberagaman, dan kebangsaan yang telah dirintis oleh para pendahulu. (nda)

Editor : Hanif
#Gregorius Herkulanus Bala #sintang #kalbar #menjaga persatuan #Pengingat Sejarah #Perjuangan #peringatan hari berkabung