PONTIANAK POST – Sebanyak 154 peserta Jambore Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (Sekami) Keuskupan Sintang melakukan kunjungan ke Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Imanuel Sintang, Jumat (4/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari outing rohani yang mengusung nilai toleransi serta memperkuat persaudaraan lintas gereja.
Kunjungan yang diikuti anak-anak, remaja, dan para pendamping ini disambut hangat oleh Gembala Sidang GKII Imanuel, Pdt. Kadarusno Edut. Dalam sesi perkenalan, ia menekankan pentingnya kasih dan saling memahami dalam kehidupan umat Kristiani.
“Kami bergembira menerima adik-adik dari Keuskupan Sintang ini. Mari kita sebagai pengikut Kristus saling mengasihi dan memperkuat iman kita,” ujar Kadarusno, dalam pertemuan itu.
Koordinator kegiatan, Pastor RP. Aran, SMM, menyebut kunjungan ini sebagai bentuk nyata membangun jembatan persaudaraan. “Kita hidup dalam dunia yang penuh koneksi, tapi tidak semuanya menjadi jembatan yang baik. Pertemuan ini justru contoh koneksi yang mempererat, bukan memisahkan,” jelasnya.
Aran menambahkan, kegiatan seperti ini juga menjadi wadah menumbuhkan semangat misioner anak-anak agar mampu menjadi terang di tengah dunia. “Anak-anak diajak menjadi bintang kecil yang bersinar, bukan sekadar hidup dalam keramaian digital tanpa arah,” imbuhnya.
Selain menerima materi dan berbagi pengalaman, para peserta juga terlibat dalam kegiatan membersihkan lingkungan gereja. Hal ini menjadi bentuk konkret penghayatan nilai pelayanan dalam iman mereka.
Salah satu peserta, Sistus Yoel Albani, mengaku senang bisa berkunjung ke gereja lain dan merasakan suasana baru. “Pendeta di sana asyik, ngajak nyanyi juga, jadi lebih seru. Bisa kenalan sama teman-teman dari gereja lain juga bikin saya lebih semangat,” pungkasnya. (nda)
Editor : Miftahul Khair