PONTIANAK POST – Sebanyak 134 jemaah haji asal Kabupaten Sintang kembali ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji musim 1446 H/2025 M. Mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 25 dan tiba di Sintang pada Kamis (10/7). Kepulangan para jemaah disambut rasa syukur keluarga, namun juga diiringi kabar duka. Ketua rombongan haji Sintang, Subendi, menyampaikan bahwa satu jemaah, Hj. Karnasih Hamdi Arasyid (57), asal Desa Dedai Kanan, Kecamatan Dedai, wafat di Arab Saudi.
"Almarhumah menghembuskan napas terakhir di Hotel Rabiyeh Al-Hijaz pada Rabu, 25 Juni 2025, akibat kondisi kesehatan yang menurun. Proses pemakaman dilakukan sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi dan berlangsung selama dua hari,” jelas Subendi.
Secara umum, Subendi menyebut pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar meskipun duka kehilangan satu jemaah menyelimuti rombongan. “Kami merasa sangat kehilangan, tapi beliau wafat dalam keadaan menunaikan rukun Islam kelima. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan duka cita mendalam dan menekankan pentingnya evaluasi penyelenggaraan haji, baik dari segi pelayanan maupun anggaran. “Kita akan segera evaluasi dan menyusun langkah strategis untuk penyelenggaraan haji tahun depan. Semua aspek akan kami perhatikan agar layanan bagi jemaah semakin baik,” tegas Ronny.
Ia menambahkan, Pemkab Sintang berkomitmen meningkatkan dukungan bagi calon jemaah, termasuk kesiapan fisik, administrasi, hingga pendampingan selama di Tanah Suci. “Meski tahun ini diwarnai duka, keluarga besar jemaah tetap menyambut kepulangan mereka dengan penuh haru. Ke depan, kita harap seluruh proses ibadah haji dapat berlangsung lebih optimal dan aman,” pungkasnya. (nda)
Editor : Hanif