Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wagub Krisantus: Budaya Lokal Harus Dijaga di Tengah Kemajuan Zaman

Riska Nanda Kumala Sari • Jumat, 25 Juli 2025 | 14:16 WIB
PIDATO: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus saat berbicara di kawasan Rumah Betang Tampun Juah di Sintang usai pembukaan Pekan Gawai Dayak, belum lama ini.
PIDATO: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus saat berbicara di kawasan Rumah Betang Tampun Juah di Sintang usai pembukaan Pekan Gawai Dayak, belum lama ini.

PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah gempuran kemajuan teknologi. Ia mengingatkan bahwa identitas suatu suku bisa lenyap jika adat dan tradisinya tidak dijaga dengan serius. “Satu-satunya cara mempertahankan eksistensi setiap suku adalah dengan terus menjaga dan melestarikan adat serta budaya kita,” tegas Krisantus saat menghadiri Pekan Gawai Dayak (PGD) di Sintang, belum lama ini.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi telah mengalihkan fokus generasi muda ke dunia digital, sementara kepedulian terhadap budaya perlahan memudar. “Kalau kita lengah, budaya kita bisa hilang ditelan zaman,” tambahnya.

Krisantus juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung pelestarian budaya. Ia menyebut bahwa event budaya seperti Gawai Dayak perlu ditingkatkan kualitas dan daya tariknya, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Kami akan mendorong agar pelaksanaan Gawai Dayak di semua kabupaten dan kota semakin berkualitas dan punya daya tarik global,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Krisantus turut mengapresiasi panitia PGD Sintang yang dinilainya berhasil menyelenggarakan kegiatan secara lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satu kemajuan yang ia soroti adalah peningkatan fasilitas di kawasan Rumah Betang Tampun Juah, yang kini telah dibeton. “Dulu kalau pakai sepatu putih pasti berubah jadi kuning karena tanahnya becek. Tapi hari ini saya lihat sudah dibeton, ini menunjukkan kemajuan,” kata Krisantus.

 Ia menilai perbaikan infrastruktur tersebut penting untuk kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat citra positif acara budaya. Krisantus berharap peningkatan fasilitas terus berlanjut agar Gawai Dayak semakin dikenal luas sebagai daya tarik wisata budaya Kalimantan Barat. (nda)

Editor : Hanif
#sintang #PGD #Krisantus Kurniawan #Gawai Adat Dayak #pembukaan #kalbar #wakil gubernur #di