PONTIANAK POST - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sintang mengimbau masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai Pancasila saat berinteraksi di media sosial (medsos).
Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sintang Syukur Saleh, saat mengisi materi dalam kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon anggota Paskibraka Kabupaten Sintang.
Menurut Syukur, penerapan nilai-nilai Pancasila di dunia digital menjadi penting di tengah maraknya konten negatif, provokasi, dan penyebaran hoaks yang terjadi di media sosial. Ia menekankan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memiliki kesadaran beretika saat berselancar di dunia maya.
“Pancasila adalah dasar dan ideologi negara yang memuat nilai-nilai luhur seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan. Nilai-nilai inilah yang harus tercermin dalam perilaku digital kita,” ujar Syukur Saleh, Senin (4/8).
Ia mencontohkan, sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” mengingatkan pengguna media sosial agar tidak menyebarkan konten amoral. “Orang yang ber-Tuhan tentu akan berpikir dua kali sebelum menyebarkan hal-hal yang melanggar etika,” tegasnya.
Terkait sila kedua, ia menjelaskan bahwa prinsip “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” menuntut kita untuk saling menghargai dan tidak melakukan diskriminasi di ruang digital. Sementara itu, sila ketiga, “Persatuan Indonesia”, menurutnya menekankan pentingnya menghindari konten yang provokatif atau memecah belah.
“Sila keempat mengajarkan kita untuk menghargai pendapat orang lain dan berhati-hati dalam menyampaikan opini. Jangan sampai media sosial menjadi ruang yang penuh dengan kebencian dan egoisme,” tambah Syukur.
Ia juga menekankan bahwa sila kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, harus menjadi landasan untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum melalui media sosial.
Pesan Syukur ini juga ditujukan secara khusus kepada para calon anggota Paskibraka. “Kalian akan menjadi duta Pancasila di Kabupaten Sintang. Jadilah teladan, termasuk dalam aktivitas digital kalian,” pesan Syukur.
Dengan semakin meluasnya penggunaan media sosial di berbagai kalangan, Kominfo Sintang berharap masyarakat dapat menjadikan nilai Pancasila sebagai pedoman etis yang membentuk ruang digital yang sehat dan beradab. (nda)
Editor : Hanif