PONTIANAK POST – Sepuluh proyek pembangunan di Kabupaten Sintang yang dikerjakan sepanjang tahun anggaran 2024–2025 resmi rampung dan mulai dimanfaatkan masyarakat. Proyek tersebut meliputi bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga perdagangan.
Kepala Bappeda Sintang, Kurniawan, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama lintas perangkat daerah bersama pemangku kepentingan. “Fokusnya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sintang. Dampaknya diharapkan langsung dirasakan warga,” ujarnya di Sintang, kemarin (21/8).
Proyek yang telah selesai di antaranya pembangunan Gedung Tumbuh Kembang Anak beserta penataan halamannya, pembangunan jembatan gantung di IKK Ketungau Hulu, serta peningkatan ruas Jalan Laksamana Dipa, Teuku Umar, dan Mensiku Jaya Kecamatan Sintang.
Di sektor pendidikan, terdapat revitalisasi SMP Negeri 2 Tempunak dan SDN 15 Mungguk Wie. Sedangkan di bidang air bersih, pemerintah membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berbasis jaringan perpipaan di Desa Sekaih, Ketungau Hulu, serta Desa Jaya Mentari, Tempunak.
Selain itu, pasar tradisional di Binjai Hulu juga selesai dibangun dan diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi warga. “Setiap proyek diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, dari layanan pendidikan, kesehatan, hingga ketersediaan air bersih,” pungkas Kurniawan. (nda)
Editor : Hanif