Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Polres Sintang Amankan ODGJ yang Ngamuk di Warung Bakso, Kasus Ditangani Secara Humanis

Riska Nanda Kumala Sari • Senin, 13 Oktober 2025 | 08:13 WIB
AMANKAN: Polres Sintang bersama Dinas Sosial mengamankan wanita diduga ODGJ yang membuat keributan di warung bakso di Desa Baning Kota, Sabtu (11/10).
AMANKAN: Polres Sintang bersama Dinas Sosial mengamankan wanita diduga ODGJ yang membuat keributan di warung bakso di Desa Baning Kota, Sabtu (11/10).

PONTIANAK POST - Polres Sintang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi keributan yang dilakukan seorang wanita diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) berinisial HY di sebuah warung bakso di Desa Baning Kota, Kecamatan Sintang, Sabtu (11/10). Peristiwa ini sontak viral di media sosial setelah HY mengunggah video dan foto kejadian disertai kalimat tidak pantas.

Keributan bermula saat pemilik warung memberikan makanan kepada HY. Namun, tanpa diduga, wanita tersebut tiba-tiba mengamuk dan melontarkan kata-kata kasar kepada pemilik, karyawan, serta pengunjung. Situasi semakin kacau ketika HY melempar piring hingga mengenai salah satu pengunjung, lalu merekam video di lokasi dan membagikannya di akun Facebook miliknya. Akibat unggahan tersebut, pemilik warung mengaku dirugikan baik secara moral maupun usaha.

Menanggapi laporan tersebut, Satreskrim Polres Sintang segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP. Tim gabungan kemudian berhasil mengamankan HY di kawasan Jalan Kelam dan membawanya ke RSJ Sudiyanto untuk pemeriksaan medis.

Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo menjelaskan, hasil pemeriksaan awal pihak rumah sakit menunjukkan bahwa HY mengalami gangguan perilaku. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Saat ini mereka tengah mencari keluarga yang bersangkutan untuk proses penanganan lebih lanjut,” ujar Sanny.

Ia menegaskan, penanganan secara humanis menjadi prioritas utama dalam kasus yang melibatkan warga dengan dugaan gangguan kejiwaan. “Kami menunggu hasil observasi medis untuk menentukan langkah berikutnya. Polres Sintang akan terus bersinergi dengan instansi terkait agar situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa aman,” tambahnya.

Sanny juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video atau foto kejadian tersebut. “Kami harap masyarakat bijak bermedia sosial. Jangan menyebarkan konten yang bisa memperburuk keadaan atau melanggar privasi seseorang,” tegasnya. (nda)

Editor : Hanif
#odgj #video viral #polres sintang #pemeriksaan medis #mengamuk #amankan