Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dinas Ketahanan Pangan Sintang Ajak Anak Cinta Pangan Lokal, Edukasi Pola Makan B2SA Dikenalkan Sejak Dini

Riska Nanda Kumala Sari • Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:40 WIB
EDUKASI: Dinas KPP Sintang edukasi pelajar agar mengonsumsi pangan berimbang di Rumah Betang Ensaid Panjang.
EDUKASI: Dinas KPP Sintang edukasi pelajar agar mengonsumsi pangan berimbang di Rumah Betang Ensaid Panjang.

PONTIANAK POST - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang terus mendorong kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi B2SA yang digelar di Rumah Betang Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam Permai.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Helmi, mengatakan bahwa pola makan sehat tidak harus mahal, melainkan cukup dengan memanfaatkan potensi pangan lokal secara beragam.

“Saya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal, karena makan sehat tidak harus mahal. Cukup beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” ujar Helmi.

Menurutnya, Kabupaten Sintang saat ini memiliki skor Pola Pangan Harapan sebesar 85,2, dengan konsumsi energi mencapai 1.963 kilokalori per kapita per hari dan konsumsi protein sebesar 57,5 gram per kapita per hari. Namun, ia menilai masih ada tantangan dalam keberagaman konsumsi masyarakat.

“Masalah utama yang sedang kita hadapi adalah belum beragamnya pola konsumsi pangan. Masyarakat masih bergantung pada satu atau dua jenis makanan saja,” jelas Helmi.

Helmi menambahkan, kegiatan edukasi B2SA yang menyasar pelajar sekolah dasar menjadi langkah strategis untuk menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini.

“Kebergantungan pada jenis makanan tertentu membuat pola konsumsi belum seimbang. Karena itu, kami mulai dari sekolah agar anak-anak memahami pentingnya gizi seimbang dan cinta pangan lokal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Albina Sriparsa, menjelaskan kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia ke-80 yang mengusung tema “Hand in Hand for Better Foods and a Better Future.”

“Kami ingin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan generasi muda dalam memanfaatkan potensi pangan secara adil dan berkelanjutan,” tutur Albina.

Albina menambahkan, edukasi dilakukan dengan metode digital dan alat peraga flipchart yang menarik bagi anak-anak. Selain itu, orang tua juga diberikan panduan menu B2SA yang bisa diakses secara daring.

“Tujuan kegiatan ini adalah mengkampanyekan percepatan diversifikasi konsumsi pangan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan cinta pangan lokal,” ungkapnya.

Program edukasi B2SA ini sebelumnya telah dilaksanakan di SDN 03 Mensiku, Kecamatan Binjai Hulu, serta SDN 13 Dusun Fajar, Desa Tempunak Kapuas. "Kegiatan serupa akan terus digelar di sejumlah sekolah lain di Kabupaten Sintan," tukasnya. (nda)

Editor : Hanif
#sintang #B2SA #edukasi #pola makan #Pangan Lokal #bergizi #dinas ketahanan pangan