Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Petani Sintang Terima Bantuan Bibit dan Program Pangan Bergizi, Pemerintah Bentuk Brigade Alsintan

Riska Nanda Kumala Sari • Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:19 WIB
BANTUAN BIBIT: Para petani di Sintang menerima bantuan bibit kelapa dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi.
BANTUAN BIBIT: Para petani di Sintang menerima bantuan bibit kelapa dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi.

PONTIANAK POST- Upaya memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Sintang terus mendapat dorongan dari berbagai pihak. Dukungan terbaru datang melalui penyerahan bantuan bibit kelapa dalam dan program Pekarangan Pangan Bergizi kepada kelompok tani, yang disalurkan Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot.

Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menegaskan bahwa sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi tumpuan utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pertanian dan perkebunan merupakan tiket menuju kesejahteraan masyarakat Sintang. Jika sektor ini kuat, maka ekonomi daerah juga akan tumbuh lebih stabil,” ujar Ronny di Sintang, kemarin.

Untuk mendukung penguatan sektor tersebut, pemerintah daerah berencana membentuk Brigade Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) di 14 kecamatan. Brigade ini akan menjadi sarana bersama bagi petani untuk mengakses alat dan mesin pertanian secara lebih mudah.

“Brigade Alsintan akan membantu petani bekerja lebih efisien dan produktif tanpa harus terbebani biaya kepemilikan alat,” jelas Ronny.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot menuturkan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Program ini tidak hanya soal bibit dan alat, tetapi juga tentang membangun kesadaran bahwa pangan bergizi bisa dimulai dari rumah sendiri melalui pekarangan produktif,” ujar Adrianus.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk mencapai kemandirian pangan yang berkelanjutan. “Dengan kolaborasi yang baik, kita tidak hanya memperkuat produksi pangan lokal, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di daerah,” ungkap Adrianus.

Upaya ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Sintang sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Kalimantan Barat, sekaligus membuka peluang baru bagi petani untuk meningkatkan hasil dan nilai ekonomi dari sektor pertanian yang digarap secara modern dan terintegrasi. (nda)

Editor : Hanif
#sintang #bibit kelapa #sektor pertanian #ketahanan pangan #pemkab