Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kelam Tourism Festival 2025 Angkat Tema Harmoni Semesta Sintang untuk Gaet Wisatawan

Hanif PP • Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:05 WIB

 

Subendi
Subendi

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Kelam Tourism Festival (KTF) 2025, yang akan digelar selama sepuluh hari, mulai 6 hingga 15 November 2025. Festival tahunan ini menjadi ajang promosi pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya lokal.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang, Subendi, mengatakan KTF telah menjadi agenda rutin pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi wisata unggulan, terutama kawasan Gunung Kelam sebagai ikon utama Sintang.

“Kelam Tourism Festival merupakan upaya memperkenalkan destinasi wisata Sintang ke masyarakat luas, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan UMKM,” ujar Subendi, Rabu (29/10).

Ia berharap festival tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memberi dampak ekonomi nyata. “Kami ingin kegiatan ini meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, memperkuat sektor pariwisata, serta mempromosikan seni dan budaya lokal kepada wisatawan dari berbagai daerah,” tambahnya.

Subendi juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar penyelenggaraan festival berjalan sukses. “Semua pihak, baik OPD, komunitas, Polres Sintang, maupun instansi vertikal, harus berkoordinasi dengan baik agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Sintang, Hendrika, mengungkapkan bahwa tema Kelam Tourism Festival 2025 adalah “Harmoni Semesta Sintang”, yang menggambarkan keseimbangan antara manusia dan alam. “Tema ini merefleksikan semangat masyarakat Sintang untuk menjaga kelestarian alam sambil terus mengembangkan potensi wisata berbasis budaya dan lingkungan,” jelas Hendrika.

Menurutnya, KTF juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pariwisata berkelanjutan. “Kami ingin masyarakat berperan aktif dalam gerakan sadar wisata, agar wisata Sintang tumbuh dengan karakter kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian Kelam Tourism Festival 2025 akan dibuka pada 6 November di area pintu masuk Gunung Kelam dan ditutup pada 15 November di halaman GOR Apang Semangai. Beragam agenda menarik seperti pertunjukan seni budaya, pameran UMKM, lomba kreatif, dan atraksi wisata lokal akan memeriahkan festival kebanggaan masyarakat Sintang ini. (har)

Editor : Hanif
#sintang #Festival #Harmoni Semesta #gaet wisatawan