PONTIANAK POST – TNI di Kabupaten Sintang menegaskan kesiapsiagaannya menghadapi potensi bencana. Pasi Operasi Kodim 1205/Sintang, Kapten Inf Ferry Rajagukguk, menyatakan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kunci percepatan tanggap darurat di lapangan.
“Kami dari jajaran Kodim 1205/Sintang berkomitmen mendukung penuh langkah Polres Sintang dan pemerintah daerah dalam upaya tanggap darurat bencana. Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan apabila bencana terjadi,” tegas Ferry, kemarin.
Ia menjelaskan bahwa kesiapan TNI tidak hanya mencakup evakuasi dan logistik, tetapi juga kegiatan sosial kemasyarakatan. Personel TNI akan membantu warga terdampak melalui gotong royong, rehabilitasi lingkungan, hingga edukasi mitigasi bencana. “Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menerima bantuan ketika bencana datang, tapi juga memiliki pengetahuan untuk mengantisipasinya sejak dini,” ujarnya.
Ferry menambahkan, apel kesiapsiagaan bencana menjadi sarana penting memperkuat koordinasi antarinstansi serta menguji kesiapan peralatan dan personel. Latihan bersama ini diyakini mampu mengurangi risiko kesalahan dan mempercepat respons ketika bencana terjadi. “Kegiatan seperti ini harus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang solid. Jika setiap unsur memahami perannya, maka penanganan akan berjalan lebih efektif,” jelasnya.
Menurut Ferry, semangat kebersamaan dan kecepatan bertindak menjadi hal yang tidak bisa ditawar dalam kondisi darurat. “Bencana datang tanpa bisa diprediksi. Karena itu, kesiapan dan kerja sama menjadi senjata utama kita,” tutupnya. Ferry Rajagukguk memimpin apel kesiapsiagaan bencana di Sintang, memastikan TNI siap tanggap cepat dalam kondisi darurat. (nda)
Editor : Hanif