Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Raimuna Kalbar 2025: Pramuka Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Digital

Riska Nanda Kumala Sari • Sabtu, 29 November 2025 | 13:46 WIB

 

RAIMUNA: Aktivitas para peserta Raimuna Daerah se-Kalimantan Barat 2025 di Kabupaten Sintang.
RAIMUNA: Aktivitas para peserta Raimuna Daerah se-Kalimantan Barat 2025 di Kabupaten Sintang.

PONTIANAK POST - Kegiatan Raimuna Daerah se-Kalimantan Barat 2025 resmi bergulir di Kabupaten Sintang dengan diikuti 662 anggota Pramuka penegak dan pandega dari 14 kabupaten/kota. Ajang pertemuan besar generasi muda ini diwarnai penekanan pentingnya kreativitas, inovasi, dan ketangguhan mental dalam menghadapi perubahan zaman.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menuturkan Raimuna bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan ruang belajar lintas daerah yang menekankan pengembangan diri. Menurutnya, generasi muda hari ini berada dalam lingkungan yang sangat cepat berubah, terutama akibat perkembangan teknologi informasi.

“Raimuna dirancang untuk memperkuat karakter dan kecakapan hidup para penegak dan pandega. Ini bukan acara seremonial, tetapi wadah untuk menguji kemampuan, berbagi pengalaman, dan menumbuhkan sikap tangguh,” ujar Bala, Jumat (28/11).

Ia menegaskan bahwa nilai dasar kepramukaan seperti Dasa Darma dan Tri Satya menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan tersebut. Menurut Bala, tantangan terbesar Pramuka masa kini bukan lagi pada keterampilan fisik semata, tetapi kemampuan beradaptasi di tengah derasnya arus digitalisasi. “Perkembangan teknologi memengaruhi perilaku, kesehatan mental, dan pola pikir generasi muda. Karena itu kegiatan ini penting untuk mengasah nalar kritis, kreativitas, dan keterampilan sosial,” katanya.

Meski tuan rumah, Bala menilai penyelenggaraan Raimuna harus menjadi momentum introspeksi bagi daerahnya untuk memperkuat pembinaan kepemudaan. Ia menyebutkan bahwa Sintang membutuhkan lebih banyak ruang latihan dan kegiatan nyata agar Pramuka bisa berkembang sesuai kebutuhan zaman. “Kami ingin kegiatan ini menjadi pemicu agar pembinaan Pramuka di Sintang lebih aktif dan responsif terhadap dinamika generasi muda,” tutur Bala.

Di sisi lain, Bala mengingatkan seluruh peserta agar menjaga integritas selama berada di Sintang. Ia menekankan pentingnya menjunjung nilai kedisiplinan dan menunjukkan sikap sportif. “Nama baik daerah adalah tanggung jawab kita bersama. Tunjukkan perilaku yang mencerminkan karakter Pramuka sejati,” pesan Bala.

Raimuna Daerah 2025 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai agenda pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan. Para peserta diharapkan membawa pulang pengalaman yang memperkaya dan memperkuat kontribusi mereka dalam kegiatan tingkat nasional mendatang. (nda)

Editor : Hanif
#generasi muda #adaptif #kreatif #Era Digital #Raimuna Kalbar 2025 #pramuka