PONTIANAK POST — Rangkaian Raimuna Daerah Gerakan Pramuka se-Kalimantan Barat 2025 resmi ditutup pada Sabtu malam, 29 November 2025, di halaman GOR Apang Semangai, Sintang. Setelah berlangsung selama lima hari, kegiatan yang menghimpun peserta dari 14 kabupaten/kota itu dinyatakan berakhir dengan aman, tertib, dan sukses.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan bahwa Raimuna bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang pembelajaran lapangan bagi generasi muda untuk menguji kemandirian, kerja sama, serta kemampuan pengambilan keputusan. “Kami bangga Sintang dipercaya menjadi tuan rumah. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana anak-anak muda bekerja dalam tim, mengambil keputusan, dan belajar dari pengalaman lapangan,” ujar Bala, Sabtu (29/11) malam.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan tidak lepas dari kerja terukur panitia lokal. Koordinasi lintas sektor sejak persiapan hingga pelaksanaan dinilai menjadi kunci kelancaran acara. “Selama lima hari, semua berjalan baik. Itu bukti bahwa panitia bekerja dengan serius dan memiliki komitmen,” katanya.
Bala menilai Raimuna 2025 menjadi momentum penting bagi Pemkab Sintang untuk mengukur kemampuan daerah dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar. “Bagi Gerakan Pramuka, ini juga menjadi ajang konsolidasi sekaligus pembelajaran lapangan bagi generasi muda Kalimantan Barat,” tambahnya.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, Syarief Abdullah Alkadrie, turut memberikan apresiasi. Ia menyebut kinerja panitia di Sintang terlihat dari detail teknis yang tertata hingga pengelolaan logistik dan keamanan peserta. “Saya melihat panitia bekerja luar biasa. Dari logistik, arena kegiatan, sampai keamanan peserta, semuanya dikendalikan dengan rapi,” ungkapnya.
Syarief juga menyoroti keikutsertaan penuh seluruh kwarcab di Kalbar sebagai indikator penting keberhasilan pelaksanaan. “Empat belas kwarcab hadir lengkap. Ini jarang terjadi pada kegiatan sebelumnya. Artinya, koordinasi berjalan efektif,” tuturnya. Ia berharap capaian ini menjadi tolok ukur untuk Raimuna berikutnya pada 2030. Penutupan Raimuna ditandai dengan penyerahan piagam apresiasi kepada perwakilan peserta, diserahkan langsung oleh Bupati Sintang dan Ketua Kwarda Kalbar. (nda)
Editor : Hanif