PONTIANAK POST - Kejuaraan Catur Terbuka Piala Bupati Sintang 2025 resmi digelar di Hotel Bagoes Sintang. Ajang yang diikuti 172 peserta ini menghadirkan para pecatur dari berbagai kategori, terdiri dari 145 peserta umum dan 27 peserta pelajar.
Helmi, Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, menilai kompetisi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang penting untuk mengasah kecakapan berpikir generasi muda.
“Setiap langkah di papan catur mengajarkan analisis, kesabaran, dan keberanian mengambil keputusan. Nilai-nilai ini sangat relevan bagi anak muda Sintang dalam menghadapi tantangan ke depan,” ujar Helmi, Senin (1/12).
Menurutnya, catur memiliki karakter sebagai olahraga yang mengutamakan strategi sehingga dapat membentuk pola pikir yang lebih terstruktur. Hal itu, kata Helmi, menjadikan pembinaan catur penting untuk terus dilakukan.
“Catur bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana seseorang melatih kemampuan membaca situasi dan menyusun respon terbaik. Ini keterampilan yang berguna, tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kejuaraan yang diselenggarakan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Sintang ini juga menjadi momentum untuk memetakan bibit pecatur lokal yang potensial. Keikutsertaan puluhan pelajar dianggap sebagai sinyal positif bagi masa depan olahraga catur daerah.
Helmi berharap kejuaraan ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sportivitas sebagai nilai utama dalam setiap pertandingan.
“Menang itu penting, tetapi integritas dan rasa hormat kepada sesama pemain jauh lebih berarti. Itulah sikap yang ingin kita bangun melalui kegiatan seperti ini,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi agenda tetap yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga catur di Kabupaten Sintang. (nda)
Editor : Hanif