Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

LP3K Sintang Mantapkan Kolaborasi dengan Kayan Hilir untuk Persiapan Audiensi Provinsi dan Pesparani 2026

Riska Nanda Kumala Sari • Rabu, 3 Desember 2025 | 14:03 WIB
ARAHAN: Ketua LP3K Kabupaten Sintang, Agustinus Hata, memberikan arahan kepada pengurus LP3K Kecamatan Kayan Hilir dalam acara pembinaan di Aula Paroki Santo Yosef Nanga Mau.
ARAHAN: Ketua LP3K Kabupaten Sintang, Agustinus Hata, memberikan arahan kepada pengurus LP3K Kecamatan Kayan Hilir dalam acara pembinaan di Aula Paroki Santo Yosef Nanga Mau.

PONTIANAK POST — Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Sintang melakukan kunjungan dan pembinaan di LP3K Kecamatan Kayan Hilir, bertempat di Aula Paroki Santo Yosef Nanga Mau. Kegiatan yang melibatkan unsur gereja, pemerintah kecamatan, serta pengurus LP3K dari tingkat kabupaten hingga kecamatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan memastikan LP3K kecamatan dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.

Ketua LP3K Kabupaten Sintang, Agustinus Hata, menegaskan bahwa keberhasilan LP3K tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan umat. “LP3K bisa berjalan dengan baik karena ada kerjasama antara semua pihak, pastor, suster, pengurus gereja, umat, dan pemerintah. Itulah kunci sukses LP3K, baik di kecamatan maupun di kabupaten,” ujar Agustinus Hata, Selasa (2/12).

Selain itu, Hata mengingatkan agar LP3K Kecamatan Kayan Hilir mempersiapkan diri menghadapi audiensi terbuka tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar pada tahun 2026. Audiensi ini akan mempertandingkan jenis lomba yang belum diadakan pada Pesparani I tingkat provinsi yang rencananya berlangsung pada November 2025. “Mulailah berlatih dari sekarang, pilih orang yang memiliki talenta sesuai dengan lomba yang ada,” pesannya.

Hata juga menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran yang tersedia, baik dari pemerintah kecamatan, CSR perusahaan, maupun sumbangan yang tidak mengikat. “Kekompakan dan kerja efektif dari pengurus kecamatan sangat diharapkan untuk mendukung suksesnya kegiatan ini,” lanjutnya.

RD Petrus Kaju, Pastor Kepala Paroki Santo Paulus Tuguk, menilai kebersamaan menjadi unsur penting dalam pengembangan LP3K. “Kami di struktur gereja siap membantu LP3K Kecamatan Kayan Hilir untuk menggerakkan organisasi ini. Kami berharap LP3K dapat mendorong potensi umat, terutama dalam bidang olah vokal dan pelayanan liturgi,” tutur RD Kaju.

Sementara itu, Plt Camat Kayan Hilir, Seberius Matius Akon, menyampaikan bahwa kepengurusan LP3K kecamatan akan segera diperbarui. “Kepengurusan kami berakhir Desember 2025. Untuk periode 2026–2030, kami akan segera menyusun pengurus baru, termasuk mengganti pengurus yang tidak aktif,” katanya.

Sekretaris LP3K Kabupaten Sintang, Michell Eko Hardian, mengungkapkan bahwa persiapan untuk Pesparani II Tingkat Kabupaten Sintang yang dijadwalkan pada 2028 sudah dimulai. “LP3K kecamatan adalah ujung tombak pembinaan. Oleh karena itu, persiapan sejak sekarang sangat penting,” jelas Michell.

Ia juga menambahkan bahwa evaluasi terus dilakukan, karena beberapa kecamatan ditemukan memiliki pengurus yang kurang aktif. Melalui pembinaan ini, LP3K Kabupaten Sintang berharap kegiatan Pesparani ke depan dapat menghadirkan kualitas terbaik dan mendorong partisipasi umat dari tingkat stasi hingga kecamatan. (nda)

Editor : Hanif
#LP3K #sintang kalbar #Kolaborasi Gereja dan Pemerintah #Kabupaten Sintang #Pemkab Sintang