Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Sintang Ajak Dunia Usaha dan Mitra Kolaborasi Bangun Daerah Lewat CSR

Riska Nanda Kumala Sari • Kamis, 18 Desember 2025 | 10:34 WIB
DIABADIKAN: Foto bersama usai gelaran Mitra Pembangunan Awards Kabupaten Sintang Tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sintang, belum lama ini.
DIABADIKAN: Foto bersama usai gelaran Mitra Pembangunan Awards Kabupaten Sintang Tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sintang, belum lama ini.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak di luar pemerintah. Kolaborasi dengan dunia usaha, lembaga keuangan, organisasi masyarakat, hingga kalangan akademisi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan di Kabupaten Sintang.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengatakan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, peran mitra pembangunan selama ini telah memberikan kontribusi nyata, baik dalam mendukung program pemerintah maupun menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

“Pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan. Pemerintah membutuhkan dukungan mitra agar berbagai program yang direncanakan bisa berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Bala di Sintang, kemarin (17/12).

Ia menilai, sinergi yang terbangun harus dikelola secara seimbang, tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. "Pendekatan tersebut dianggap penting agar pembangunan tidak menimbulkan ketimpangan serta tetap berkelanjutan dalam jangka panjang," jelas Bala.

Bala juga menyoroti peran tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, penyaluran CSR perlu dilakukan secara terarah agar selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Sintang. “CSR bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata dunia usaha bagi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, CSR dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Bala.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menambahkan bahwa pola pemerintahan kolaboratif menjadi salah satu arah kebijakan yang terus diperkuat. Ia menilai, keterlibatan mitra pembangunan tidak hanya penting dalam tahap pelaksanaan program, tetapi juga dalam proses perencanaan dan evaluasi. “Kami ingin memastikan bahwa kolaborasi ini berjalan dua arah, saling menguatkan, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” kata Kartiyus. (nda)

Editor : Hanif
#pembangunan daerah #CSR perusahaan #Kolaborasi pembangunan #Pemerintahan kolaboratif #pembangunan berkelanjutan #Pemkab Sintang