Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Perkuat Ketahanan Nasional, Bupati Sintang Minta ASN Menjaga Integritas dan Bela Negara

Riska Nanda Kumala Sari • Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:00 WIB

 

SERAHKAN: Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN sekaligus menyampaikan amanat Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Sintang.
SERAHKAN: Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN sekaligus menyampaikan amanat Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Sintang.

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan pentingnya integritas aparatur dan kesadaran bela negara sebagai dua fondasi utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan ketahanan nasional di daerah. Pesan tersebut mengemuka dalam pemberian Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN sekaligus peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyatakan, Satyalancana Karya Satya bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan pengakuan negara atas rekam jejak pengabdian, disiplin, dan integritas aparatur sipil negara yang teruji dalam jangka panjang. “Satyalancana Karya Satya diberikan melalui proses evaluasi yang panjang dan berlapis, mulai dari perangkat daerah hingga pemerintah pusat. Ini adalah pengakuan negara atas dedikasi dan integritas yang dijaga secara konsisten,” ujar Bala di Sintang, kemarin.

Pada tahun 2025, sebanyak 167 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang menerima penghargaan tersebut. Rinciannya, 76 ASN dengan masa bakti 10 tahun, 32 ASN masa bakti 20 tahun, dan 59 ASN masa bakti 30 tahun. Menurut Bala, data tersebut mencerminkan keberlanjutan pengabdian aparatur daerah.

Ia menegaskan, indikator penilaian tidak hanya berdasarkan lama masa kerja, tetapi juga konsistensi sikap dan kinerja. “Kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab menjadi ukuran utama. Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang mampu menjaga nilai-nilai itu secara berkesinambungan,” katanya.

Bala juga mengingatkan ASN akan peran strategisnya sebagai pelaksana kebijakan publik sekaligus perekat sosial. Netralitas dan profesionalitas, menurutnya, menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. “ASN harus menjadi teladan dalam pelayanan dan menjaga kepercayaan publik, terutama di daerah,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Sintang juga memaknai peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 sebagai refleksi atas peran nyata seluruh warga negara dalam menjaga keutuhan bangsa. Tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” dipahami bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk menerjemahkan nilai kebangsaan ke dalam tindakan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bala menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa bela negara tidak terbatas pada pertahanan militer. “Cinta tanah air harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, hingga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Bala, Jumat (19/12).

Menurutnya, tantangan bangsa ke depan semakin kompleks, mulai dari perang siber, penyebaran paham radikalisme, hingga meningkatnya risiko bencana alam. Situasi ini, kata dia, menuntut kesiapsiagaan kolektif yang berangkat dari kesadaran bersama. “Semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh rakyat Indonesia untuk menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Bala menekankan bahwa penguatan nilai bela negara dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan komunitas. Menjaga persatuan, toleransi, serta kepedulian sosial dinilai sebagai fondasi penting dalam memperkokoh ketahanan nasional, khususnya di daerah.

Ia berharap, pemberian Satyalancana Karya Satya dan peringatan Hari Bela Negara menjadi pengingat bersama bahwa pengabdian dan tanggung jawab kebangsaan melekat pada setiap ASN dan warga negara. “Penghargaan ini harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral untuk bekerja lebih baik, sekaligus wujud nyata bela negara melalui pelayanan, kepatuhan hukum, dan kontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional,” pungkasnya. (nda)

Editor : Hanif
#Gregorius Bala #integritas asn #pemerintah #bela negara #penguatan tata kelola #bupati sintang