Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Sintang Tekankan Pencegahan Korupsi Sebagai Prioritas Utama

Riska Nanda Kumala Sari • Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:05 WIB

 

Kartiyus
Kartiyus

PONTIANAK POST - Korupsi dinilai masih menjadi ancaman serius bagi kualitas pembangunan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi harus dilakukan secara kolektif, konsisten, dan berkelanjutan oleh seluruh elemen.

Menurut Kartiyus, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan legitimasi pemerintah di mata publik. Karena itu, pencegahan korupsi tidak boleh dipandang sebagai tanggung jawab satu pihak semata, melainkan agenda bersama antara birokrasi dan masyarakat. “Dampak korupsi sangat luas. Bukan hanya menghambat pembangunan, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujar Kartiyus, Jumat (19/12).

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan sebagai langkah strategis menutup celah praktik koruptif. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sistem pengawasan internal, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses administrasi pemerintahan. “Reformasi birokrasi menjadi kunci penting dalam mencegah terjadinya praktik korupsi,” katanya.

Kartiyus juga menyoroti peran strategis Aparatur Sipil Negara sebagai garda terdepan pencegahan korupsi. Menurutnya, integritas ASN harus tercermin tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga dalam sikap dan perilaku sehari-hari. “ASN dituntut menjadi teladan, menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Selain aparatur pemerintah, Kartiyus menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Kesadaran publik dan partisipasi aktif masyarakat dinilai sebagai bentuk kontrol sosial yang efektif terhadap jalannya pemerintahan. “Pencegahan korupsi tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan masyarakat,” ujarnya.

Dengan penguatan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, Kartiyus optimistis upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Sintang dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (nda)

Editor : Hanif
#sintang #kolektif #transparan #pencegahan korupsi #tata kelola #Kartiyus #pemerintah kabupaten