Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Target Kinerja 2026 Jadi Fokus Pemkab Sintang, Ekonomi Ditarget Tumbuh di Atas 5 Persen

Riska Nanda Kumala Sari • Kamis, 15 Januari 2026 | 13:53 WIB

 

EVALUASI : Pertemuan bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pada Rabu, (14/1), diisi dengan membahas evaluasi kegiatan 2025 sekaligus penyiapan pelaksanaan anggaran 2026 dan arah perencanaan
EVALUASI : Pertemuan bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pada Rabu, (14/1), diisi dengan membahas evaluasi kegiatan 2025 sekaligus penyiapan pelaksanaan anggaran 2026 dan arah perencanaan

PONTIANAK POST - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan sejumlah target kinerja yang harus dicapai jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang sepanjang 2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pada Rabu, (14/1), yang membahas evaluasi kegiatan 2025 sekaligus penyiapan pelaksanaan anggaran 2026 dan arah perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Bala menyebutkan, pemerintah daerah dituntut mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, menekan angka kemiskinan maksimal 7 persen, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga di atas 71 poin. Selain itu, indeks infrastruktur ditargetkan melampaui 52 poin dengan tingkat pengangguran terbuka tidak lebih dari 2,5 persen.

“Indikator-indikator ini harus menjadi acuan kerja seluruh OPD. Perencanaan dan pelaksanaan program harus terukur dan berdampak langsung pada masyarakat,” kata Bala.

Di sisi keuangan daerah, ia menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Bala mengapresiasi capaian PAD 2025 yang mencapai 105 persen dari target, namun meminta kinerja tersebut ditingkatkan pada 2026. Ia juga menyoroti realisasi belanja yang harus dilakukan lebih awal agar pelaksanaan program tidak menumpuk di akhir tahun.

“PAD 2026 harus lebih maksimal. Kepala OPD wajib memastikan realisasi anggaran tinggi, belanja dilaksanakan lebih awal, dan seluruh rencana pengadaan segera diinput ke SIRUP,” ujarnya.

Bala juga meminta OPD yang memiliki belanja infrastruktur dan modal untuk segera melakukan survei lapangan. Langkah tersebut dinilai penting guna memperoleh data yang valid sebagai dasar penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS) dan rencana anggaran biaya (RAB).

"Koordinasi dengan unit layanan pengadaan juga diminta dilakukan sejak awal tahun," tukasnya. (nda)

 

Editor : Hanif
#Ekonomi #Target Kinerja 2026 #tekan kemiskinan #Pemkab Sintang #PAD Daerah