Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kecamatan Dedai Perkuat Kolaborasi Pemerintahan Desa Demi Pelayanan Publik Lebih Optimal

Riska Nanda Kumala Sari • Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:29 WIB

 

KONSOLIDASI : Rapat kerja kepala desa di Dedai menjadi momentum konsolidasi internal pemerintahan kecamatan.
KONSOLIDASI : Rapat kerja kepala desa di Dedai menjadi momentum konsolidasi internal pemerintahan kecamatan.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kecamatan Dedai menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan desa untuk menjaga kualitas pelayanan publik dan menjalankan program strategis daerah. Penegasan itu disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sintang, Yustinus J, dalam rapat kerja bersama kepala desa dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Dedai, Rabu (14/1) siang.

Yustinus menekankan bahwa setiap pejabat yang mendapat kepercayaan harus bekerja secara amanah dan cepat beradaptasi dengan tugas baru. Menurutnya, perubahan kepemimpinan di tingkat kecamatan dan desa harus diikuti dengan penguatan koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Kepada jajaran Kecamatan Dedai, kepala desa, BPD, PKK, dan Forkopimcam, saya minta memberikan dukungan penuh kepada camat dan sekretaris camat yang baru. Kolaborasi di semua level menjadi kunci keberhasilan,” ujar Yustinus.

Ia juga menyinggung tantangan pengelolaan pemerintahan di tengah keterbatasan anggaran. Meski demikian, Yustinus menilai kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas layanan. “Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meskipun kita mengalami pengurangan anggaran yang besar. Potensi kecamatan, khususnya di desa-desa, perlu digali untuk menggerakkan ekonomi lokal,” katanya.

Sejumlah program pemerintah disebut perlu dijalankan secara konsisten di wilayah Dedai, antara lain penguatan Koperasi Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta upaya mewujudkan desa Open Defecation Free (ODF). Program-program tersebut dinilai membutuhkan peran aktif pemerintah desa dan dukungan kelembagaan di tingkat kecamatan.

Camat Dedai, Muli, menegaskan komitmennya untuk membangun kerja sama yang solid dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi dan komunikasi yang berkelanjutan akan menentukan keberhasilan pelaksanaan program pemerintah di wilayah Kecamatan Dedai. “Kita bisa bekerja dan menjalankan tugas dengan baik jika saling berkoordinasi,” tukasnya. (nda)

Editor : Hanif
#program strategis daerah #Kolaborasi #pelayanan publik #Kecamatan Dedai #Pemerintah Desa