PONTIANAK POST - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menilai peran guru pendidikan agama Kristen memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan nilai moral peserta didik di tingkat sekolah menengah pertama. Hal tersebut disampaikannya saat bertemu guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti (PAKBP) SMP se-Kabupaten Sintang dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru tahun 2026 yang digelar di GKII Shalom.
Menurut Bala, peningkatan kapasitas guru tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi ajar, tetapi juga pada cara membangun pendekatan pendidikan yang berlandaskan nilai kasih, etika, dan tanggung jawab sosial. Ia menilai kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas pendidiknya.
“Saya berharap cara kita mendidik anak-anak didasarkan pada Injil dan kasih sayang. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga pembentukan sikap dan karakter,” ujar Bala, Senin (19/1).
Ia menambahkan, guru agama Kristen memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi iman siswa di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai keimanan yang seimbang dengan semangat kebangsaan.
“Terus jaga anak-anak kita dan bentengi mereka dengan iman Kristiani yang kokoh. Di sinilah peran guru agama Kristen sangat menentukan,” pintanya.
Bala juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara guru, orang tua, dan masyarakat luas. Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari dukungan lingkungan sekitar serta pemahaman terhadap realitas kemajemukan bangsa Indonesia.
“Kita harus terus memperkuat pendidikan anak-anak, sambil membangun komunikasi dengan masyarakat luas. Indonesia dikenal dengan kemajemukannya dan itu harus terus kita jaga,” tutur Bala.
Ia menyatakan dukungannya terhadap kegiatan peningkatan kompetensi guru sebagai upaya memperluas wawasan dan memperbarui metode pengajaran. Menurut Bala, penguatan kapasitas guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
"Hal ini bisa menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sintang," tukasnya. (nda)
Editor : Hanif