PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang menerima komitmen penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Bumi Sentosa Lestari (Gunas Group) untuk perbaikan Jembatan Sebungkang di Kecamatan Dedai. Infrastruktur tersebut menghubungkan Desa Kebong di Kecamatan Kelam Permai dengan Desa Nanga Jetak di Kecamatan Dedai dan mengalami kerusakan dalam beberapa waktu terakhir.
Pimpinan PT Bumi Sentosa Lestari, Sabendi, menyampaikan bahwa perusahaan menyiapkan dana awal sekitar Rp150 juta untuk rehabilitasi jembatan. Dana tersebut bersifat fleksibel dan dapat ditambah sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
“Kami akan mengeluarkan biaya sekitar Rp150 juta untuk sementara guna memperbaiki Jembatan Sebungkang yang mengalami kerusakan. Dananya bisa ditambah apabila masih kurang,” kata Sabendi di Sintang kemarin.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyambut baik dukungan tersebut dan menilai keterlibatan investor perkebunan penting dalam membantu penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat. Ia menyebut perbaikan jembatan akan berdampak langsung pada aktivitas sosial dan ekonomi warga di wilayah tersebut.
“Kami berterima kasih atas CSR yang disalurkan oleh investor perkebunan. Perbaikan jembatan ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Bala juga berharap kontribusi serupa dapat terus dilakukan oleh pelaku usaha perkebunan lainnya di Kabupaten Sintang. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dibutuhkan untuk menutup keterbatasan anggaran daerah, terutama pada infrastruktur penghubung antarwilayah.
“Saya berpesan kepada seluruh investor perkebunan agar terus membantu masyarakat dan pemerintah daerah. Peran seperti ini sangat berarti,” ungkap Bala.
Sementara itu, Camat Dedai, Muli, menjelaskan bahwa Jembatan Sebungkang merupakan jalur penting yang cukup padat dilalui kendaraan dan warga dari beberapa desa di Kecamatan Dedai. Jembatan tersebut berada di ruas jalan penghubung Kelam Permai menuju Dedai dengan lebar sungai sekitar 15 meter.
“Yang melewati jembatan ini cukup ramai karena menjadi penghubung dari Kebong Kelam Permai ke Desa Nanga Jetak Dedai,” jelas Muli.
Ia menilai perbaikan melalui dana CSR akan meningkatkan kekuatan dan keamanan jembatan untuk jangka panjang. Pemerintah kecamatan, kata dia, menyambut positif dukungan tersebut karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Perbaikan oleh investasi perkebunan ini tentu akan membuat jembatan lebih kokoh ke depan. Kami berterima kasih atas perbaikan jembatan menggunakan dana CSR ini,” tukas Muli. (nda)
Editor : Hanif