Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Rumah Ketua MABT Kalbar Terdampak Gempa Sintang, Jembatan Nanga Tikan Dilaporkan Bergeser

Deny Hamdani • Jumat, 23 Januari 2026 | 17:12 WIB
Ilustrasi titik gempa Sintang pada Jumat (23/1).
Ilustrasi titik gempa Sintang pada Jumat (23/1).

PONTIANAK POST - Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kalimantan Barat sekaligus anggota DPRD Provinsi Kalbar, Suyanto Tanjung, membenarkan bahwa rumah miliknya yang berada di wilayah Nangau Mau, Kabupaten Sintang, terdampak gempa bumi yang terjadi pada Jumat (23/1) sore.

Suyanto menjelaskan, sebagaimana video yang beredar di masyarakat, bagian bangunan di depan rumahnya mengalami kerusakan. Porselen dinding dilaporkan turun dan mengalami keretakan akibat guncangan gempa. Selain itu, sejumlah barang di dalam rumah juga berjatuhan.

“Benar, rumah saya di Nangau Mau terkena dampak gempa. Porselen bangunan di depan turun dan retak, barang-barang di dalam rumah juga jatuh. Informasi ini saya terima sekitar pukul 15.00 WIB dari orang saya di lapangan,” ujar Suyanto.

Ia menambahkan, dampak gempa tidak hanya dialami rumahnya. Beberapa rumah warga di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat getaran gempa.

“Bukan hanya rumah saya, ada juga beberapa rumah warga di sekitar yang terdampak,” katanya.

Selain kerusakan rumah, Suyanto juga menerima laporan adanya pergeseran pada Jembatan Nanga Tikan yang berada di wilayah Nanga Mao. Menurut informasi yang diterimanya, jembatan tersebut bergeser beberapa derajat akibat guncangan gempa.

Meski demikian, Suyanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi peristiwa tersebut. “Saya mengimbau masyarakat tetap tenang,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,8 pada pukul 14.47.56 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 89 kilometer timur Sekadau, Kalimantan Barat.

BMKG mencatat koordinat gempa berada di 0,10 Lintang Utara dan 111,78 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

“Info Gempa dirasakan Mag: 4.8, 23-Jan-26 14:47:56 WIB, Lok: 0.10 LU, 111.78 BT (Pusat gempa berada di darat 89 km timur Sekadau), Kedalaman: 10 Km,” demikian keterangan resmi BMKG yang diterima Pontianak Post.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut. Aparat setempat masih melakukan pemantauan serta pendataan dampak kerusakan di wilayah terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. (den)

Editor : Miftahul Khair
#rusak #rumah #jembatan #gempa sintang #dampak #MABT