Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Guncangan Gempa Sintang Sempat Picu Kepanikan, Rumah Warga hingga Jembatan Dilaporkan Rusak

Riska Nanda Kumala Sari • Jumat, 23 Januari 2026 | 17:30 WIB
Sejumlah bangunan rusak akibat gempa yang sempat mengguncang Kabupaten Sintang, Jumat (23/1).
Sejumlah bangunan rusak akibat gempa yang sempat mengguncang Kabupaten Sintang, Jumat (23/1).

PONTIANAK POST - Guncangan gempa bumi yang terasa sesaat mengagetkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang, Jumat (23/1) siang. Peristiwa tersebut terjadi tanpa peringatan, membuat sebagian warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Getaran gempa juga cepat menjadi topik perbincangan di tengah masyarakat, terutama melalui berbagai grup percakapan WhatsApp yang ramai melaporkan guncangan cukup kuat.

Getaran gempa yang dirasakan warga Sintang ini berasal dari gempa yang berpusat di Kabupaten Sintang 4,8 magnitido.

Hingga berita ini diturunkan, dampak gempa dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan bangunan warga. Satu unit jembatan rangka baja di Nanga Tikan, Kecamatan Kayan Hilir, dengan panjang hampir 30 meter, dilaporkan bergeser akibat guncangan. Selain itu, sejumlah rumah warga dan bangunan gereja di beberapa lokasi juga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Benyamin, membenarkan adanya laporan kerusakan yang diterima pihaknya.

Menurutnya, tim BPBD masih melakukan pendataan awal untuk memastikan dampak yang ditimbulkan gempa tersebut.

“Informasi yang kami terima, ada dinding keramik rumah warga di Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir, yang pecah akibat gempa,” kata Benyamin.

Ia menjelaskan, sejauh ini BPBD belum menerima laporan lanjutan terkait kerusakan lainnya maupun adanya korban jiwa. Meski demikian, proses pemantauan masih terus dilakukan seiring masuknya laporan dari masyarakat di berbagai kecamatan.

Benyamin mengingatkan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Ia juga menekankan pentingnya langkah penyelamatan diri apabila guncangan kembali dirasakan.

“Jika terjadi gempa susulan, kami mengimbau masyarakat untuk segera keluar rumah dan menuju ke tempat terbuka serta lapang,” imbaunya.

BPBD Kabupaten Sintang mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan jika menemukan kerusakan baru atau kondisi yang membahayakan keselamatan. Pendataan lanjutan akan menjadi dasar penentuan langkah penanganan selanjutnya.

Satu diantara warga Menyumbung Tengah, Erna menuturkan guncangan gempa sempat dirasakan sesaat disekitar kediamanny dan membuat beberapa perabotan dirumah berguncang.

"Saya kira salah rasa, ternyata memang ada gempa, lemari sampai bergoyang dan pintu terbuka sendiri," ungkapnya.

Kendati demikian, Erna menyatakan kejadian tersebut tidak berlangsung lama. "Semoga hanya numpang lewat saja, dan kita aman saja," tukas Erna. (nda)

Editor : Miftahul Khair
#rusak #gereja #bpbd #rumah #jembatan #gempa sintang