PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk membiasakan olahraga ringan setiap Jumat pagi. Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari rutinitas kerja guna menjaga kebugaran fisik dan mendukung kinerja pelayanan publik.
Imbauan itu disampaikan Kartiyus usai memimpin kegiatan jalan kaki bersama jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang pada Jum'at, (30/1) pagi.
Rute yang ditempuh meliputi Kantor Bupati Sintang, Pendopo Bupati, Kodim 1205 Sintang, Gedung PGRI, Dinas Perkebunan dan Peternakan, SDN 01 Sintang, Gereja Katedral, dan kembali ke Kantor Bupati Sintang. Kegiatan tersebut dimulai pukul 07.15 WIB dan diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit.
Kartiyus mengatakan, olahraga bersama akan menjadi agenda rutin setiap Jumat pagi bagi jajaran Sekretariat Daerah.
“Olahraga jalan kaki bersama akan dijadikan agenda rutin setiap Jumat pagi. Kalau nanti bosan jalan kaki, bisa sesekali diganti dengan senam,” ujar Kartiyus.
Ia juga meminta agar agenda rapat pada hari Jumat tidak dijadwalkan pada pagi hari. “Rapat-rapat khusus hari Jumat sebaiknya tidak dilaksanakan pagi. Paginya kita manfaatkan dulu untuk olahraga,” ungkapnya.
Menurut Kartiyus, aktivitas fisik ringan seperti jalan santai, senam, atau peregangan penting untuk menjaga stamina ASN agar tetap prima dalam menjalankan tugas. Selain berdampak pada kesehatan, kegiatan tersebut juga dapat memperkuat kebersamaan dan suasana kerja di lingkungan pemerintahan.
“ASN perlu memiliki kondisi fisik yang sehat supaya mampu bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui olahraga ringan setiap Jumat pagi, kebugaran dan disiplin kerja bisa terjaga,” ucapnya.
Pelaksanaan olahraga ringan, lanjut Kartiyus, dapat disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan kerja masing-masing perangkat daerah tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak para pimpinan perangkat daerah untuk memberi contoh dan mengajak pegawai berpartisipasi aktif.
"Sengan kebiasaan seperti ini pola hidup sehat dapat tumbuh di kalangan ASN dan berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi serta kualitas pelayanan publik," tutupnya. (nda)
Editor : Miftahul Khair