PONTIANAK POST – Empat anak dilaporkan tenggelam saat berenang di tepian Sungai Kapuas Kampung Ladang, Kabupaten Sintang pada Kamis (12/2).
Dalam insiden tersebut, satu anak ditemukan meninggal dunia dan dua lainnya hingga saat ini masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan kronologi kejadian. Insiden bermula saat empat anak mandi dan berenang di tepian Sungai Kapuas.
“Keempat korban mandi dan berenang seperti biasa di tepian sungai. Namun tiba-tiba terbawa arus ke tengah sungai dan tenggelam,” ujar I Made Junetra kepada awak media, Jumat (13/2) dalam keterangan reseminya.
Dari empat anak tersebut, satu korban bernama Kimberly berhasil diselamatkan warga dalam kondisi selamat meski sempat terseret arus.
Sementara itu, pada Jumat dini hari (13/2/2026) sekitar pukul 01.15 WIB, tim SAR gabungan menemukan satu korban atas nama Angel (14) dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga Jumat (13/2) siang, dua korban lainnya, Dira Dwi (11) dan Feni (14), masih dalam pencarian. Operasi SAR melibatkan personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta dibantu masyarakat setempat.
“Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Kapuas menggunakan perahu karet dan pemantauan di sejumlah titik yang dicurigai. Tim SAR juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat arus Sungai Kapuas yang cukup deras,” tutup I Made Junetra. (ash)
Editor : Miftahul Khair